Predikat Cum Laude Bukan Jaminan Kesuksesan

Lulus dengan predikat Caum Laude bukan jaminan kita akan sukses – Pada saat beberapa tahun yang lalu, di suatu ruang yang cukup besar sedang berlangsung seminar usaha kecil menengah untuk mahasiswa dari instansi pendidikan tinggi. Suatu ketika pembicara dari depan menanyakan kepada seluruh mahasiswa yang waktu itu hadir termasuk penulis sendiri. Pertanyaannya yaitu : siapa yang mendapatkan IP (Indeks Prestasi) 4.00, serentak sebagian kecil mahasiswa mengangkat tangan, seketika itu juga pembicara yang bertanya mengatakan IP 4.00 itu tidak ada apa-apanya. Semua mahasiswa yang mengangkat tangan pada saat itu secara perlahan menurunkan tangan mereka.
Entah apa yang terpikirkan oleh para mahasiswa itu, marahkah ? sedihkah ? atau tenang-tenag saja ? entahlah, hanya mereka yang  mengetahui perasaan mereka pada saat itu. Tujuan pertanyaan dari pembicara tersebut pada dasarnya hanya sebuah bentuk motivasi kepada kita semua untuk dapat selalu mandiri dan berkembang dalam situasi dan kondisi apapun.
Pemikiran ini sebenarnya ingin dituangkan menjadi tulisan pada tiga tahun yang lalu. Namun, entah kenapa hingga saat ini baru terealisasi. Mungkin karena waktu yang belum tepat, kebiasaan menulis bukan berarti kapan saja kita dapat menulis. Namun, ada tulisan dengan topik tertentu yang membutuhkan waktu yang tepat untuk dinarasikan menjadi huruf yang nyata.

Semua orang pasti menginginkan lulus di perguruan tinggi dengan predikat Cum Laude. Dengan begitu, mereka dapat membahagiakan hati keluarga mereka dan lebih khususnya lagi kedua orang tua mereka yang telah membesarkan sekaligus menyekolahkan sampai di tingkat perguruan tinggi. Hal ini tidak semua orang dapat meraihnya, lika-liku kehidupan memberikan peradaban yang sangat tampak. Misalnya ada seorang anak yang sangat ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi, namun karena terbatasan ekonomi keluarga maka dia lebih memilih membantu keluarganya untuk bekerja sehingga niat sekaligus cita-cita mejadi seorang mahasiswa tak terwujud. Maka beruntunglah orang-orang yang mampu untuk mencapai gelar mahasiswa, apalagi hingga mendapat sebutan sebagai alumni perguruan tinggi.
Oleh karena itu, bersyukur dan berusahalah dengan sebaik-baiknya untuk menjalankannya dan niatkanlah untuk memberikan senyuman pada keluarga serta kedua orang tua kita pada saat mendampingi sidang terbuka acara wisuda.
Apa itu Cum Laude ?
Cum laude berasal dari bahasa latin yang berarti pujian, predikat ini diberikan oleh pihak kampus kepada setiap mahasiswa yang mencapai nilai terbaik dengan standar nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) tertentu. Biasanya dapat terlihat saat acara wisuda mahasiswa, mereka yang diberikat predikat cum laude memakai selendang dengan tulisan cum laude.
Apa itu sukses ?
Bagi penulis sendiri, sukses itu sendiri bersifat relatif. Artinya bahwa, ada orang yang dengan standar finansial tertentu sudah merasa sukses. Namun ada juga orang yang dengan standar tertentu belum merasa sukses.
Contoh :
Si A memiliki uang sebesar 50 juta, dia telah merasa sukses dan si B juga memilki uang dengan jumlah yang sama yaitu 50 juta, namun dia belum merasa sukses. Hal inilah yang kemudian hadir banyak pengertian tentang sukses berdasarkan para ahli.
Penulis tidak akan membahas pengertian dari para ahli tersebut. Namun, kesimpulan yang dapat penulis diambil dari beragam pengertian suskses yaitu Sukses adalah keadaan dimana kita telah mampu memenuhi kebutuhan primer kita dengan sebaik-baiknya. Kebutuhan primer mencakup sandang (pakaian), pangan (makanan) dan papan (rumah) termasuk didalamnya biaya pendidikan.
Kenapa judul tulisan ini sukses bukan jaminan kesuksesan ?
Karena banyak orang yang lulus dengan predikat cum laude tapi mereka biasa-biasa saja, tidak sukses atau belum sukses. Bahkan ada orang yang tidak mendapatkan predikat tersebut tapi mereka malahan menjadi luar biasa. Dalam hal ini semua kebutuhan mereka telah terpenuhi baik primer maupun sekunder.
Untuk meraih kesuksesan bukan hanya mengandalkan kepintaran atau keceradasan tetapi juga bakat dan kerja keras sembari diiringi dengan doa.
Bakat meliputi kemapuan anda untuk mencari peluang dan membuat peluang untuk sukses. Bakat meliputi kemampuan anda untuk memanfaatkan kesempatan. Bakat meliputi kemampuan anda untuk komitmen dan konsisten bekerja keras namun cerdas.
Conto kasus :
Ada orang yang tidak tamat sekolah, tapi dia memiliki bakat untuk berjualan pakaian hingga dia dapat mencapai kesuksesan.
Jadi, itulah kenapa untuk meraih kesuksesan bukan hanya dengan nilai kelulusan atau predikat cum laude. Tapi bagaimana kita memaksimalkan bakat kita untuk bekerja keras, bekerja cerdas dan selalu berdoa.
Namun bukan berarti, anda acuh tahu dengan nilai kelulusan anda, bukan berarti anda menjadi malas untuk belajar. Ingatlah untuk tetap membahagiakan keluarga dan kedua orang tua anda dengan nilai kelulusan terbaik termasuk mendapatkan predikat cum laude sebab membahagiakan kedua orang tua kita merupakan kewajiban. Apalagi disaat anda memperoleh nilai terbaik atau predikat cum laude saat wisuda.

0 Response to "Predikat Cum Laude Bukan Jaminan Kesuksesan"

Post a Comment