Ciri-Ciri, Struktur, Bentuk dan Ukuran Virus

Tags

Virus tidak dapat diklasifikasikan sebagai sel karena virus tidak memiliki nukleus dan sitoplasma. Virus dapat berada di luar sel atau di dalam sel. Jika berada di luar sel, virus merupakan partikel submikroskopis yang mengandung asam nukleat dan dibungkus oleh proyein serta kadang mengandung makromolekul lain.
Di dalam sel hidup, virus dapat memperbanyak diri. Virus dapat menjadi agen penyakit dan agen hereditas. Sebagai agen penyakit virus dapat menginfeksi sel dan akan menyebabkan perubahan dalam sel, menyebabkan gangguan fungsi sel bahkan lebih parah lagi dapat menyebabkan kematian. Sebagai agen hereditas, virus dapat menyebabkan perubahan genetik dalam sel yang biasanya tidak membahayakan, bahkan dapat bermanfaat.

Ciri-Ciri Virus
6 Ciri-Ciri Virus antara lain :
1.    Tidak berbentuk sel karena mempunyai protoplasma, dinding sel, sitoplasma dan nukleus.
2.    Virus dapat digolongkan sebagai benda mati sebab virus dapat dikristalkan dan tidak mempunyai protoplasma.
3.    Virus dapat digolongkan benda hidup karena memiliki kemampuan metabolisme, reproduksi serta memiliki asam nukleat.
4.    Virus hanya dapat berkembang biak di dalam sel atau jaringan hidup.
5.    Organisme subrenik hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron
6.    Virus berasal dari bahasa latin yaitu venom yang berarti cairan beracun.
7.    Virus bersifat parasit.
Struktur Virus
Struktur pada virus yaitu :
1.    Bagian pusat mengandung ADN atau ARN dikelilingi oleh selubung atau capsid dari protein.
2.    Capsid yang dibangun oleh ribuan molekul protein.
3.    Kapsomer (capsomere) yang mempunyai bentuk bermacam-macam seperti prisma, heksagonal dan pentagonal.
Bentuk Virus
Bentuk virus bermacam-macam seperti silindris, kotak, oval, memanjang dan polihedron.
Ukuran Virus
Ukuran virus lebih kecil dari bakteri antara 30 nm-300 nm ( 1 nm = 10 pangkat 9 m).
Demikian pembahasan tentang ciri-ciri, struktur, bentuk dan ukuran virus, semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon