Rahasia Ilahi, Lelaki Dan Sang Wajah Wanita Berkerudung

Oleh          : Tri Saleh 
Facebook   : https://www.facebook.com/tri.saleh1?fref=ts

Permisi dan Salam permisa. Hehehe....! Jumpa lagi kita pada lelaki dan sang jilbab berwajah hewan. Jangan...! Yang ku maksud, " jangan kaget...! " imbauku pada setiap orang. Remeh dan meremekan. Memang sedih, tulisan ini sedikit menyinggung pada setiap wanita dan lelaki nan santun tak berdaya. 

Kupas maksud, bagaikan kulit lembek buah pisang yang tak pakat karena masak. Sikap memang mungkin berbeda dari setiap individu ketika sakit terasa sang ibu mengeluarkan dari setiap rahim. Ya...ya...ya...! Tetap kepribadian diri seorang lelaki berbeda mapan menanggapi segala perinta yang ditujuhkan sang Jilbab disapa 'Wanita.' kak...? Kenapa...? " bantu jemput aku Karena entar malam saya beranjak ke kampung sebelah," keluhnya saat teringat isi kata pada kontak Blackberry Messenger. Bikin apa Dik...? Tanyaku sesambil mengetik dan membalas maksud yang ia tuliskan. " Aku mau ambil lauk Kak. " Terang wanita berjilbab itu. sambutku bersama simbol- simbol smile. 

Foto: Tri Saleh

Oke...! Siap Dik...! " entar dijemput " lagi dan lagi dijawab untuk lelaki itu. Sedikit, sekira menghitung waktu, jemputan lelaki itu tiba-tiba dan hadir menyapah sang wanita berkerudung itu. 

Ini aku lo...! " Yuk, sudah siap. Mari kita berangkat yuk! " semangat menghampiri ucapan tanpa pikir-pikir ini, itu. Alun-alun, Selintas perjalanan menghampiri sebelah kampung tak jahu dari kota, Sebut saja disekeliling pusat kota manado. Mengupas sedikit awal pertama saat  Pertemuan berlangsung di roda dua berpelat nomor kotamobagu. Sudah bercengrama dengan sedikit isi hati, entah mungkin yakinlah bahwa lelaki itu memiliki naluri penuh cinta, kasih, dan sayang untuk menuju dekap sang ia wanita yang berjilbab itu. 

Aduhh...! Sulit. Keluh menyimpan dalam hati sang lelaki. Usai pamit seketika menjemput lauk yang ia miliki, lelaki dan sang jilbab itu mampir pada kediaman yang tak juah jahu dari tempat tinggalnya. Disana mereka mampir. Melanjutkan perjalanan tanya-jawab saat kendaraan roda dua bercorak biru-putih bertuliskan 'Tanggo' parkir disamping alamat rumah itu. 

Wawww seruh...! Dalam tanya-jawab, wanita berjilbab itu terbaring sesambil cuek. Dan Ia juga lelaki merasa was-was. Kenapa? Karena disana tersimpan cerita yang dilewati indah dan punya kesan dalam kendati ia berkata, " tidak. Aku tidak mencintaimu. Tetapi, aku senang padamu." jawabnya ketika lelaki bertanya akan cinta. Sudah aku paham. Lanjut lelaki disampingnya. sambil berdua berbaring dengan lelucon kesenangan Tiba saatnya, ternyata terlintas tanya-nya juga. Awww...! " kak kamu jujur. 

Kamu punya pasangan hati yang lain kan...? " huu...! Hembusan nafas lelaki ketika mendengar tanya itu. " jujur. Ia Dik. Aku tidak punya siapa-siapa yang kamu maksud. " entah jawaban lelaki itu lebay mungkin yang dia maksud. 

Tuhan Saksikan. Wajahku didepan wanita berkerudung, mungkin terlalu pantas dinilai tawa-tawa lelaki penu lawak. Yakin Tuhan. Kamu bisa menebak bahwa isi hati lelaki ! Yang mencipta, pasti tahu seberapa pantas ciptaan melangka pada setiap jalannya perasaan setiap insan. Titipku Tuhan...! "biarkan apa yang terjadi pada awal candah-tawa lelaki dan wanita berjilbab adalah rahasia Ilahimu dalam persinggahan mampir sejenak," aku lelaki.(Baca Juga Tulisan Tri Saleh : Cuit...cuit...! Lelakai Tersenyum dan Hati Merasa)


EmoticonEmoticon