Alga Hijau (Chlorophyceae), Ciri-Ciri, Morfologi dan Klasifikasi

Alga Hijau (Chlorophyceae), Ciri-Ciri, Morfologi dan Klasifikasi

Alga Hijau (Chlorophyceae), Ciri-Ciri, Morfologi dan Klasifikasi
Ciri-ciri umum kelas chlorophyceae
1)    Chlorophyceae membentuk suatu kelas yang besar dari alga hijau, uni atau pluriseluler, menyebar secarra meluas pada semua lingkungan, tetapi relatif sedikit jumlahnya dalam bentuk uniseluler, planktonik dan hidup di laut.
2)    Bentuk-bentuk uniseluler, berflagela dan motil, biasanya memiliki 2, seringkali 4, ataupun sangat jarang berjumlah 8 flagel, licin, terdapat pada bagian apeks dari sel dan berasosiasi pada suatu sistem dari pangkal flagela yang berbentuk cruciform. Sel-sel tersebut tidak memiliki sisik-sisik organik, sebaliknya terdapat pada Kelas Prasinophyceae (sebagai ciri yang membedakan kedua kelas tersebut), baik pada flagela-flagela maupun pada badannya. Dinding selnya halus dan sederhana (Dunaliella), atau tebal dan bersifat selulosa (Chlamydomonas).
3)    Sel-sel berwarna hijau, pigmen-pigmen utamanya adalah klorofil a dan b, serta karotenoid-karotenoid dan xantofil-xantofil (zeaxantin, lutein, violaxantin dan neoxantin) sebagai pigmen tambahan. Cadangan makanan utamanya yang merupakan karakteristik kelas ini adalah amilum (a-1-4-glukan), berwarna ungu karena yodium.
4)    Reproduksinya sering kali berlangsung dengan cara pembelahan pada sel-sel motil, walaupun reproduksi seksual terjadi pada beberapa genera, antara lain Chlamydomonas. Bentuk-bentuk kokoid yang hidup di laut dapat mebelah diri beberapa kali pada bagian dalam dari sel induk melalui sporulasi sebelum pembebasan sel-sel anak yang dapat menjadi motil (zoospora-zoospora) atau tidak (otospora-otospora). Sel-sel lainnya bereproduksi melalui pembelahan sederhana biner (kelipatan 2 sel), sedangkan pada saat sel dibungkus oleh sebuah dinding yang melebar, sel bertransformasi menjadi kista.
5)    Chlorophyceae tersebar secara luas dalam lingkungan laut, juga pada perairan tawar atau payau. Walaupun demikian organisme uniseluler dan planktonik tersebut, terutama ditemukan pada perairan pantai.
Morfologi Dan Klasifikasi
Chlorophyceae uniseluler, yang hidup di laut dan bersifat planktonik terdiri dari 3 ordo menurut struktur dan pola hidupnya. Ordo Dunaliellales mencakup spesies-spesies berflagela yang tidak mempunyai membran kaku, sebaliknya ordo Chlamydomonadales memilikinya. Untuk ordo Chlorococcales dicirikan dengan bentuknya yang dominan adalah kokoid.
Ordo Dunaliellales
Bentuk uniseluler motil, 2 atau 4 flagela sama, biasanya uniseluler tetapi kadang-kadang dalam bentuk koloni. Simetri radial, selain itu gepeng dorso-ventral atau mungkin asimetri. Sel-sel telanjang dengan dinding tidak kaku. Plastid kurang lebih berbentuk cuping (lobus) atau retikulum (reticulate), dengan atau tanpa pirenoid, dikelilingi oleh amilum (pati). Stigma sering hadir pada bagian anterior dari sel.
Akumulasi hematokrom ekstraplastidial dalam jumlah besar pada beberapa spesies. Beberapa genera tidak berwarna dan heterotrof. Reproduksi vegetatif melalui pembelahan sederhana biner dari sel-sel motil. Reproduksi seksual dikenal. Pembentukan kista dapat terjadi. Ordo ini memiliki 4 famili yang merupakan spesies-spesies yang hidup di laut.
Ordo Chlamydomonadales
Alga uniseluler, dengan dinding dapat dibedakan dan kaku, mempunyai hiasan atau dihiasi dengan substansi-substansi yang memberikan pewarnaan coklat atau kuning. Terdapat 2 atau 4 flagela. Plastid biasanya daalm bentuk potongan tetapi dapat mempunyai bentuk yang bervariasi, satu atau beberapa pirenoid dikelilingi oleh butir-butir amilum, beberapa genera tanpa pirenoid. Stigma anterior atau tidak ada. Organism-organisme yang tidak berwarna dengan leukoplas. Vakuola-vakuola berkontraksi hadir pada organisme-organisme air tawar, selalu tidak ada pada organisme-organisme laut. Reproduksi aseksual melalui pembelahan beruntun pada bagian dalam dari sel induk yang menghasilkan zoospora-zoospora yang selalu telanjang. Stadium-stadium yang yang resisten palmeloid atau dalam bentuk kista dengan dinding yang tebal. Reproduksi seksual dikenal. Ordo ini memiliki beberapa famili dimana hanya satu famili yang hidup di laut.
Ordo Chlorococcales
Terdapat 4 genera yang masih diragukan memiliki posisi sitematika yang belum pasti, jadi dikelompokkan pada rubrik “incertae sedis”.
Genus ini memiliki sel-sel kecil soliter, bundar atau ovoid. Kloroplas parietal tanpa pirenoid. Membran transparan. Tidak terdapat struktur khusus yang muncul. Tidak ada zone berlendir. Reproduksi melalui pembelahan sel sederhana (dengan dindingnya) ke dalam 2 sel yang sama besarnya.
Penemuan oleh Sarokin & Carpenter (1982) meragukan definisi genus tersebut (walaupun penulis-penulis tersebut memberikan diagnosisnya), karena nampaknya akan dibingungkan dengan Chlorella, tetapi Chlorella tersebut bersifat problematik. Jadi disimpan untuk menjadi obyek penelitian biokimia atau ultrastruktur yang memungkinkan memperjelas hal tersebut.
Terdapat 3 spesies yang dideskripsikan dengan menggunakan mikroskop optik, dan 10-an keturunan dimana sebagian telah diteliti dengan menggunakan mikroskop elektron, yang dibedakan (dengan mikroskop optik dan dalam budidaya) baik menurut ukuran sel, warna dari yang dibudidayakan, kehadiran atau tidaknya sebuah “kapsul” di sekitar sel, bentuk plastid dan hadir atau tidaknya butir-butir dalam sel. Mikroskop elektron transmisi menunjukkan terhadap potongan-potongan, perbedaan-perbedaan ultrastruktur secara terinci (Nannochloris Naumann emend. Sarokin & Carpenter, 1982)

Pengertian Terumbu Karang Menurut Para Ahli

Terumbu karang adalah suatu ekosistem yang mempunyai sifat yang sangat menonjol yaitu produktifitas dan keanekaragaman jenis biotanya  yang tinggi.  Hewan Karang yang merupakan komponen utama pembentuk terumbu karang berkembang di perairan tropis yang hangat di mana mereka sering menjadi penghuni dominan di dasar perairan (Mapstone G.M., 1990).
Kenchington dan Hudson (1984) menyatakan bahwa terumbu karang mungkin merupakan ekosistem yang paling produktif di dunia. Mereka memperkirakan 10 % hasil perikanan di dunia diperoleh dari terumbu karang atau daerah yang berhubungan dengan terumbu karang. Sukarno dkk (1981) menjelaskan, terumbu karang merupakan ekosistem khas perairan tropis yang memiliki diversifikasi taksonomik dan produktifitas yang tinggi, serta bernilai estetika yang tinggi. Selain itu,  sebagai lingkungan hidup, terumbu karang mempunyai fungsi untuk menjadi tempat tinggal, tempat berlindung dan berkembang biota di dalamnya.
Pengertian Terumbu Karang Menurut Para Ahli
Indonesia secara keseluruhan merupakan perairan yang mempunyai kekayaan jenis karang terbesar di dunia (Suharsono, 1996).  Keanekaragaman biota di daerah terumbu karang adalah sumber perikanan dan sumber kehidupan bagi nelayan setempat. Sebagai sumber makanan, berbagai jenis ikan, moluska, krustasea, ekhinodermata, dan rumput laut telah dimanfaatkan untuk digunakan sendiri atau diperdagangkan dalam memenuhi kehidupan keluarga bagi masyarakat yang mempunyai terumbu karang. Selain itu, sumberdaya terumbu karang dengan biotanya yang beragam memberi banyak kegunaan sebagai sumber obat-obatan yang menunjang industri farmasi, daerah rekreasi dengan nilai alami untuk industri pariwisata, menunjang kebudayaan, tempat perkembangbiakan, pemijahan, dan pembuatan sarang biota laut; memiliki mekanisme pengontrol erosi pantai secara alami; sebagai daerah yang menunjang transpor laut, dijadikan pelabuhan, dan daerah penambangan karang, petroleum, bahan pasir, dan logam dasar.   Terumbu karang yang sehat dapat menghasilkan rata-rata US $ 15.000 per km2 per tahun.  Sedangkan nilai pariwisatanya di Indonesia diperkirakan antara US $ 3.000 – 500.000 per km2.  Sebagai penetralisir kekuatan angin dan gelombang sehingga merupakan pelindung pantai dari erosi, Indonesia diperkirakan menghemat  US $ 25.000 – 550.000 (Anonim, 1998). Diperkirakan nilai ekonomis terumbu karang  Indonesia +  US $ 1.600.000.000 (Wilkinson, 1998).
Ekosistem terumbu karang  adalah lingkungan alami yang berkembang namun dapat diubah oleh manusia dengan pemanfaatan yang tidak rasional.  Hal inilah yang menimbulkan persoalan betapa  pentingnya pemeliharaan produktivitas terumbu karang sebagai prioritas dalam strategi konservasi dunia. Odum (1971) menyebutkan bahwa ekosistem terumbu karang  memiliki daya pulih yang sangat rendah terhadap kerusakan yang terjadi di dalamnya. Terumbu Karang di Indonesia yang masih tergolong pada kategori yang sangat bagus hanya tersisa 6%, dan tergolong kondisi bagus 24% (Anonim, 1998).
Dengan memperhatikan beranekaragamnya kegunaan di atas, maka dipandang perlu suatu manajemen terumbu karang jika kita benar-benar mengkhawatirkan adanya hal-hal yang mengancam seperti sedimentasi dari hutan; akibat pembangunan, kegiatan budidaya, kelebihan penangkapan biota laut, eutrofikasi akibat limbah organik; perubahan sirkulasi air secara alami, kontaminasi oleh minyak, pestisida, bahan kimia lain, kontaminasi bahan radioaktif, dan koleksi dari karang; moluska, ikan-ikan hias, dan komponen-komponen lainnya.  Pengelolaan terumbu karang adalah suatu upaya perencanaan, penataan, pemanfaatan dan pengawasan terumbu karang yang menganut prinsip-prinsip keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian, sesuai dengan prinsip hukum yang berlaku dan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan termasuk masyarakat lokal (Anonim, 1997).
Keanekaragaman biota yang sangat tinggi menunjukkan ekosistem terumbu karang merupakan cadangan plasma nutfah yang kaya dan dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan hidup manusia. Maka dalam pemanfaatan sumberdaya ini harus dilakukan secara hati-hati. Untuk itu dibutuhkan asas ekologi dan ekonomi yang seimbang guna menjamin kebutuhan manusia masa kini dan akan datang, serta ditunjang oleh asas budaya dimana generasi sekarang bertanggung jawab mengurus sumberdaya dengan baik untuk diwariskan secara utuh ke generasi yang akan datang.
Saat ini, ekosistem terumbu karang secara terus menerus mendapat tekanan akibat berbagai aktivitas manusia baik secara langsung atau tidak langsung. Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi dengan sendirinya mernbutuhkan berbagai sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan pangan maupun papan. Peningkatan penggunaan sumberdaya karang oleh masyarakat secara lokal dan kebutuhan pembangunan yang meningkat terus seringkali tidak memperhatikan kelestarian sehingga perlu adanya peraturan dan manajemen yang memadai.
Untuk itu, rencana konservasi dan pengelolaan terumbu karang yang mantap sangat penting untuk pemanfaatan sumber daya terumbu karang yang terlanjutkan. Ekosistem terumbu karang yang merupakan sistem produksinya kaya. untuk perikanan setempat, dan jika habitat itu berfungsi dengan baik, sediaan ikan terumbu karang Indonesia akan seterusnya memberikan keuntungan ekonomi dan sosial di seluruh negeri untuk tahun mendatang.  Begitu juga akan ada keuntungan sosial yang terus mengalir dari sumberdaya terumbu karang, misalnya sebagai penunjang cara hidup tradisional pada masyarakat terpencil di seluruh kepulauan Indonesia. Dengan manajemen yang bijaksana, habitat terumbu karang dapat dikonservasi, dipelihara dan dikembangkan sehingga berbagai kenikmatan yang disuguhkan oleh terumbu karang akan memberikan keuntungan yang terus menerus meningkat terhadap negara. Salah satu strategi yang baik untuk ditetapkan dalam pengelolaan terumbu karang adalah pembentukan kawasan yang dilindungi. Kawasan ini akan menjamin kelestarian terumbu karang dalam memenuhi kebutuhan umat manusia, dengan memperhatikan beberapa pertimbangan.
Pertimbangan-pertimbangan yang perlu dipikirkan sebagai sasaran manajemen sumberdaya masa kini dan akan datang adalah menyangkut pertanyaan-pertanyaan Apakah keuntungan bagi masyarakat yang mempunyai terumbu karang, dan keuntungan bagi daerah? Apakah ada pengaruh pada masyarakat dengan penutupan daerah terumbu karang? Apakah adanya pengganti dengan membatasi luas terumbu karang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat ?

Manajemen Terumbu Karang

Manajemen terumbu karang pada pokoknya adalah pengetahuan dan ketrampilan mengatur dan mengontrol penggunaan oleh manusia dan dampak penggunaan tersebut terhadap terumbu karang sehingga tercipta suatu kondisi pemanfaatan yang menguntungkan bagi kelestarian ekosistem dan produktifitas yang berkesinambungan (Kenchington dan Hudson, 1984). 

Pengertian, Contoh dan Manfaat Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK)

Hasil Hutan Bukan Kayu sangat nampak manfaatnya terhadap kebutuhan masyarakat dalam mendukung perekonomian mereka, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan atau sekitar kawasan hutan. Dengan adanya sumber daya alam berupa HHBK maka secara langsung dapat mengurangi tindaka-tindakan eksploitasi hasil hutan kayu.

Jika ditinjau dari segi pengelolaannya, hasil hutan bukan kayu cukup mudah. Misalnya pemanfaatan madu alam yang berasal dari lebah di hutan, hal yang perlu dilakukan oleh masyarakat hanya mengambilnya dengan cara-cara tradisional mereka yang cukup mudah. Hal ini juga berhubungan langsung dengan kearifan lokal turun-temurun daerah setempat.

Jadilah Blogger yang Baik dan Bijak Tanpa Berita HOAX

Bukan menggurui atau sok baik dan bijak, hanya saling mengingatkan antara sesama blogger, apalagi blogger yang monitise blognya sebagai sumber penghasilan maka bijaklah dalam ngeblog.
Perkembangan zaman diikuti degan perkembangan teknologi sedangkan perkembangan teknologi juga mempengaruhi pola pikir manusia sebab manusia adalah bagian nyata dari keadaan lingkungan hidupnya (zaman). Informasi yang semakin mudah diakses oleh semua orang khususnya di Indonesia membuat kita para blogger semakin giat untuk mempublikasikan beragam keadaan yang sedang populer dalam segala di bidang, baik bidang selebriti, politik, sosial, budaya dan Agama.
Sangat disayangkan saat ini banyak sekali beredar pemberitaan palsu untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya guna mempercayai sesuatu, padahal sang pembuat berita itu sendiri mengetahui bahwa berita tersebut palsu, dalam bahasa trendnya disebut hoax.

Sadar atau tidak, dengan membuat berita hoax tersebut kita telah menciptakan konflik diantara sesama manusia. Apalagi yang berita berbau SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan). Alangkah baiknya jika berita atau postingan yang kita buat lebih memberikan manfaat melalui pemahaman ilmiah yang dapat dipercaya oleh pembaca. Membuat berita yang dapat meredam konflik permasalahan yang terjadi bukan malah menambah minyak di tengah api yang membara (konfilik) antara golongan dan masyarakat.
Apalagi dengan perkembangan zaman dan teknologi saat ini, semua informasi sangat mudah dan cepat diakses oleh masyarakat dari berbagai kalangan dan usia. Maka, peran seorang blogger seharusnya memberikan berita-berita yang positif sebagai bentuk kepedulian terhadap Bangsa dan Negara.
Sebagai contoh misalnya terdapat sebuah permasalahan yang lagi hangat diperbincangkan maka selain memberikan informasi yang akurat kita sebagai blogger juga seharus dapat memberikan informasi yang dari sudut pandang positif sebuah masalah.
Contoh kasus yang terlihat saat ini yaitu antara FPI dan Ahok yang sangat-sangat marak diperbincangkan. Bagitu banyak berita yang beredar saling menjelekkan dengan mengangkat berita pro dan kontra yang semakin dibumbuhi dengan berita hoax. Maka yang terjadi adalah permasalahan tersebut akan semakin besar dan menimbulkan beragam persepsi dikalangan masyarakat.
Sekali lagi, tulisan yang saya buat ini bukan untuk menggurui atau lebih baik dari blogger lain. Saya juga hanya manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan dan kekhilafan. Sebagai manusia biasa kita juga harus terus intropeksi diri untuk menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya.
Apalagi blog/website kita digunakan untuk menghasilkan secercah rupiah, bagaimana dengan keluarga, anak dan istri yang kita nafkahi dari penghasilan seperti itu ? ayo kita masing-masing menjawabnya dari hati nurani kita sebagai blogger.
Mengakhiri tulisan singkat ini, saya kembali mengingatkan sebuah kalimat bijak yang sudah sering kita dengar “ Jika tidak atau belum dapat berbuat kebaikan maka janganlah berbuat kejahatan”
Sekian dari saya Ato Basahona, mohon maaf yang sebesar-besarnya jika terdapat kata-kata yang salah atau kurang berkenan dihati pembaca sekalian.

Cara Mengcopy Tulisan di File PDF yang di Lock Dengan Mudah

Ato Basahona akan share tentang cara mengcopy tulisan di file pdf yang di lock atau terkunci dengan mudah karena hal ini sering kita alami saat sedang membutuhkan referensi tertentu dalam membuat tugas kuliah, sekolah atau terkait dengan pekerjaan.

Jika anda mengalami kejadian tidak dapat mengcopy tulisan di berkas format pdf maka lakukanlah :

Sediakan Anti Malware Sebelum Virus Ini Menyerag Komputer Anda

Mendapatkan pengalaman buruk dengan virus malware membuat saya kapok dan berusaha untuk tak akan pernah berhubungan dengan virus ini lagi. Sebab itu, saya berbagi pengalaman ini kepada anda semua agar lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas berselancar di dunia maya menggunakan laptop/komputer karena sangat menganggu kenyaman dan menjengkelkan, apalagi saat-saat kita sedang mencari informasi penting di internet.
Apa itu virus malware ?
Malware adalah virus pada komputer berbasis softwear (aplikasi) yang bersembunyi menyerang dokumen lain atau program, kemudian mengeksekusi ketika dokumen atau program tersebut anda jalankan. 


Setelah virus menginfeksi komputer, ia melakukan dua tugas terpisah menyebar ke komputer lain dan mengaktifkan tujuan jahatnya. Masalah yang terjadi yaitu mulai menampilkan pesan iklan menjengkelkan, menghapus file atau menyebabkan komputer error berkali-kali, ingat malware dapat menyerang komputer saat kita sedang online karena virus tersebut berbasis aplikasi yang akan muncul dan meminta untuk di instal.
Ciri-ciri komputer anda terserang malware :
1.    Muncul aplikasi pada layar monitor
Akan tampil secara terus menerus sebuah aplikasi di layar komputer anda dan meminta anda untuk menginstalnya dengan mengklik next. Jika anda mengalami hal seperti ini, maka perhatikanlah secara baik aplikasi yang tampil tersebut. Jika aplikasi yang tampil merupakan bawaan komputer anda yang meminta update maka anda dapat mengenalinya tapi jika anda tidak mengenali aplikasi yang tampil di layar komputer, maka besar kemungkinan itu adalah malware, segeralah klik tidak atau keluar.
2. Pengalihan situs yang tidak dikenali
Saat virus malware telah menyerang komputer, tanda lain yang sangat nampak yaitu ketika membuka tap baru di browser. Begitu anda membuka tab baru maka anda langsung dialihkan ke situs lain yang bukan anda cari. Sebab malware dibuat oleh spamer untuk mengarahkan pengguna ke situs-situs yang mereka inginkan, berupa produk jualan atau jasa online.
3.    Iklan di blog/website anda menghilang
Sebagai publisher iklan adsense, point ke 3 ini merupakan hal yang sangat mengganggu bagi saya sebab iklan adsense yang terpasang di blog ini secara tiba-tiba menghilang. Saking paniknya saya mengira akun adsense saya dibanned oleh pihak Google sementara besoknya akan gajian adsense. Yahhh maklum pas lagi butuh duittt hehehe.

Saya langsung login ke akun adsense dan mengecek teguran atau banned. Alhamdulillah saya bahagia karena akunnya baik-baik saja tanpa ada teguran apalagi banned dari google.
Cara mengatasi komputer yang terserang malware
1.    Download dan instal anti malware
Jika hal ini telah terjadi maka segeralah download anti malware dan instal pada komputer anda kemudian langsung melakukan scan virus malware. Banyak tersedia anti malware di internet, silahkan dicari.
Saran :
Sebelum virus malware ini menyerang komputer anda, terutama yang selalu aktif berinternetan maka sebaiknya sediakanlah (instal) di komputer anda agar saat malware menyerang komputer, anti malware ini telah mendeksi sebagai pemberitahuan sekaligus mengatasinya.
2.    Instal Ulang OS (Operating System)
Kebetulan saya mengunakan windows 7 di laptop maka solusi terahkir yang saya lakukan saat itu adalah instal ulang windows di laptop. Ini merupakan solusi terakhir karena virus malware yang menginfeksi laptop begitu hebat sehingga banyak anti malware yang telah saya coba tidak berhasil, akhirnya solusi terakhir yaitu instal ulang OS yang saya gunakan di laptop.
3.    Jangan Sembarangan Meminjamkan Komputer ke orang lain
Laptop saya terkena malware karena saya meminjamkan ke teman saya. Jadi cerita saat itu dia ingin membaca berita media online, setelah meminjamkan saya langsung membiarkan dia sendiri untuk membaca. Begitu saya gunakan lagi laptop saya setelah dikembalikan maka malware pun telah berselanjar bebas di layar monitor.
Kita bisa meminjamkan laptop ke teman apalagi jika dia sangat membutuhkannya tapi kita juga perlu untuk mengingatkan terkait dengan virus malware ini agar komputer tersebut tetap dapat digunakan dengan baik secara bersama-sama.

Kenali 5 Tanda-Tanda Seorang Blogger Sedang Jenuh

Sebagai seorang blogger yang hanya manusia biasa pastinya tidak terlepas dari yang namanya rasa jenuh. Mungkin anda juga pernah mengalaminya meskipun anda bukan berprofesi sebagai seorang blogger. Pada share kali ini saya lebih membahas tentang rasa jenuh pada profesi seorang blogger yaitu ciri-ciri seorang blogger saat mengalami rasa jenuh.

Tanda-Tanda Seorang Blogger Sedang Jenuh
Mengetahui tanda-tanda jenuh saat ngeblog sangatlah penting, dengan begitu kita dapat segera mengatasinya dengan cara-cara kita sendiri untuk menghilangkan rasa jenuh tersebut.

Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Ciri-Ciri Hutan

Pengertian Hutan
Pengertian Hutan secara sederhana yaitu suatu areal lus yang banyak ditumbuhi pepohonan dan memiliki suatu tertentu yaitu sejuk. Oleh sebab itu tidak sedikit orang yang senang menikmati suasana hutan baik rekreasi, camping dan mendaki gunung.

Pengertian, Macam, Manfaat dan Tujuan Tanaman Obat Bagi Keluarga

Pengertian Tanaman Obat Keluarga
Pada hakekatnya adalah berbagai jenis tanaman yang dapat  dimanfaatkan sebagai bahan obat bagi keluarga. Ditanam di sekitar rumah dan diperlakukan sebagai tanaman yang turut mempercantik sekitar halaman rumah. 

Tujuan Dan Manfaat Budidaya Tanaman Obat Keluarga
Tujuan utama budidaya tanaman obat yaitu untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta melestarikan kekayaan alam melalui tanaman yang ada disekitar kita.