Tips Ampuh Mengatasi Kecanduan Main Game Online

Tips Ampuh Mengatasi Kecanduan Main Game Online

www.atobasahona.com - Bermain game dalam batas yang wajar mungkin bisa dimaklumi, namun saat ini banyak sekali di semua kalangan dari anak-anak hingga dewasa terlena oleh asyiknya bermain game sehingga lupa pada aktivitas yang seharusnya mereka lakukan.

"Kelakuan" seperti ini akan menibulkan sisi negatif yang cukup banyak dan berdampak kepada mental, emosi yang gak karuan, menggunakan waktu dengan "unfaedah" , selalu merasa tidak puas dengan apa yang mereka peroleh, dan masih banyak lainnya.

Lihat Juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata yang Mudah Untuk Dilakukan Sehari-Hari

Maka dari itu kami sebaiknya ingin mengigatkan kepada sobat-sobat semuanya agar dapat mengurangi "kelakuan unfaedah" ini. Ada banyak tips ampuh yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecanduan bermain game, beberapa di antaranya seperti berikut ini:

6 Tips Ampuh Mengatasi Kecanduan Main Game Online


6 Tips Ampuh Mengatasi Kecanduan Main Game Online


1. Tanamkan niat dalam diri sobat untuk berubah dan mulailah tata kembali aktifitas harian
Tingginya durasi bermain game bisa saja mengganggu berbagai aktifitas harian lainnya. penting untuk menyadari hal ini dengan baik sejak awal, sehingga proses mengatasi kecanduan bermain game ini akan menjadi lebih mudah dan cepat.

Miliki niat yang besar untuk berubah, dan mulailah menata kembali berbagai aktifitas harian yang selama ini terganggu akibat kecanduan game ini. Sematkan beberapa aktifitas harian yang menyenangkan dan bermanfaat, sehingga rutinitas tidak akan terasa membosankan, terutama di tahap-tahap awal.

2. Lakukanlah lebih banyak hobi atau aktivitas lainnya yang bermanfaat
Bermain game mungkin saja menjadi hobi utama, namun bukan tidak mungkin aktifitas lainnya juga menjadi hobi yang menyenangkan juga. Lihat kembali hobi lainnya yang selama ini terlupakan atau bahkan hobi baru yang lebih menyenangkan dan bermanfaat. Jadikan hobi ini sebagai aktifitas baru untuk mengalihkan perhatian dari berbagai permainan game, sehingga hari menjadi lebih menyenangkan dan tidak fokus pada game saja.

3. Cobalah Batasi penggunaan smartphone, terutama di saat istirahat
Smartphone menjadi salah satu media yang paling banyak digunakan untuk mengakses permainan game, maka mulailah mengurangi aktifitas dengan perangkat yang satu ini. Batasi penggunaan smartphone di dalam aktifitas harian, terutama di saat-saat jam istirahat yang pada umumnya selalu digunakan untuk mengakses permainan game.

4. Sesekali Kurangi budget Kuota untuk bermain game
Game akan membutuhkan sejumlah biaya, di mana jumlah biaya ini tentu sangat beragam. Kurangi budget untuk kebutuhan yang satu ini dan cobalah untuk mengalokasikan uang untuk berbagai hal lainnya yang lebih bermanfaat lagi.

5. Sedikit-sedikit Lakukan perubahan secara bertahap
Jangan melakukan perubahan secara ekstrim, sebab hal ini hanya memiliki tingkat keberhasilan yang rendah. Hal ini juga berlaku di dalam kecanduan permainan game, terutama bagi yang telah kecanduan.

Lakukan perubahan secara bertahap dengan mengurangi durasi bermain game per harinya. Misalnya dengan mengurangi 10 hingga 15 menit per hari, lalu ditingkatkan menjadi 15 hingga 20 menit keesokan harinya.

6. Meminta bantuan tenaga profesional
Jika setelah berbagai langkah di atas minat untuk bermain game masih saja tinggi, maka kecanduan game ini sudah ada dalam tahap yang cukup parah. Dalam kondisi seperti ini, akan sangat tepat untuk meminta bantuan kepada ahli kesehatan yang profesional. Beberapa langkah mungkin akan dibutuhkan dalam tahap penyembuhan ini, termasuk terapi dan berbagai tindakan lainnya.

Lihat Juga: 5 Cara Menghilangkan Kutu di Rambut Secara Alami Dengan Cepat

Bermain Game dalam Batas Wajar dan Terkontrol

Bermain game menjadi salah satu aktifitas yang menantang dan begitu banyak diminati, hingga sebagian orang justru mengalami kecanduan permainan. Hindari kondisi ini dengan baik, yakni dengan cara bermain game dalam batas yang wajar dan terkontrol.

Namun jika telah mulai mengalami kecanduan, segara lakukan langkah pencegahan yang tepat. Jika perlu, mengunjungi tenaga ahli kesehatan juga menjadi hal penting yang dapat dipertimbangkan.