Tempat-Tempat Nongkrong Spesial di Kota Manado

Tempat-Tempat Nongkrong Spesial di Kota Manado

Setiap tempat nongkrong punya keunikan tertentu yang tertempel pada kacamata sebagian penikmat kuliner dari makanan hingga minuman disetiap malam. Sebagian tentu pernah pergi ketempat nongkrong di sekitaran tempat tinggalnya.

Keunikan yang ingin diungkapkan pada tulisan ini adalah dimana pelanggan menempatkan tempat nongkrong itu sebagai aktivitas apa ?. Terdapat beberapa tempat nongkrong yang bisa di kategorikan sebagai tempat berduaan pasangan kekasih ada juga tempat dimana berkumpulnya kelompok sahabat hingga anak-anak terorganisir dalam sebuah wadah organisasi.

Semua itu bisa terlihat jika anda memiliki pengalaman pergi berkelana pada setiap tempat nongkrong di daerah anda. Namun kali ini saya mencoba membagi kategori tempat nongkrong berdasarkan setiap orang memanfaatkan tempat itu sebagai aktivitas dalam bentuk apa di kota Manado.

Lihat juga : Tempat-Tempat Kopi di Kota Manado

Pertama adalah tempat untuk berduaan dengan sang kekasih atau sepasang sejoli yang menuai kisah kasih percintaan. Tempat nongkrong yang menjadi favorit aktivitas seperti diatas lebih kepada tempat yang terbilang private dan terkesan sedikit elit seperti kawasan kota yang penuh dengan tempat tongkrongan mulai dari kafe-kafe sepanjang jalan kawasan hingga Cafe dalam Mall-Mall dalam kota tempat tinggalnya.

Kedua adalah tempat tongkrongan pilihan para kelompok sahabat yang sering banyak memilih tempat yang terbilang heterogen bisa memilih tempat elit ataupun tempat tongkorongan sederhana. Dalam Aktivitasnya bisa beragam, mulai dari membicarakan dunia kampus, dunia kerja, dan sampai pada tingkatan ngegosip.

Lihat juga : Pesona Taman Laut Bunaken Manado, Sulawesi Utara

Ketiga adalah tempat pilihan para anak organisasi sejauh pengalaman mengamati. Anak organisasi tidaklah muluk-muluk dalam memilih tempat tongkrongan karena disesuaikan dengan badjet/kantong celana dan terkadang terbilang risih jika memilih pergi ke tempat yang elite. Karena tidak mau dianggap kapitalis akut. Hehe. Aktifivitasnya tentu tidak jauh dari tingkah laku anak organisasi, mengadakan rapat ataupun nongkrong santai membicarakan dinamika organisasi, berdiskusi mengenai teori, dinamika sosial politik dan lain-lain.

Dalam analisa diatas, sah-sah saja jika teman pembaca menganggap keliru tulisan diatas, karena saya akui ini hanya sebatas analisis dalam pengalaman pribadi yang terbilang subjektif, namun jika anda coba memperhatikan sekitar jika anda berada pada setiap tempat tongkorongan manapun. Mungkin anda akan sepakat pada tulisan ini.

Salam Dunia Hitam Manis

Penulis: Awin Buton
Buka Komentar
Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar