Pentingkah Sosok Pemimpin Dalam Kehidupan Sosial ?

Pentingkah Sosok Pemimpin Dalam Kehidupan Sosial ?

Manusia diciptakan oleh Tuhan yang Maha Esa kemuka bumi ini, sebagai khalifah (pemimpin) dimuka bumi ini, oleh sebab itu maka manusia tidak terlepas dari perannya sebagai pemimpin, dimensi kepemimpinan merupakan peran sentral dalam setiap upaya pembinaan. Hal ini telah banyak dibuktikan dan dapat dilihat dalam gerak langkah setiap sosial kemanusian.

Peran kepemimpinan begitu menentukan bahkan seringkali menjadi ukuran dalam mencari sebab-sebab jatuh bangunnya suatu kelompok manusia memahami hakikat kehidupan. Dalam menafsirkan arti dan esensi kepemimpinan, pada dasarnya bagian dari kepemimpinan memiliki bidang-bidang yang komprehensif, serta merupakan sebuah nilai proses yang di dalamnya turut melibatkan berbagai komponen yang saling mempengaruhi satu dan lainnya.

Kepemimpinan merupakan satu keputusan yang merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi dalam diri seseorang. Perlu dipahami juga bahwa kepemimpinan bukan jabatan seperti yang kebanyakan kita pikirkan tetapi kepemimpina merupakan sebuah income  atau hasil sebuah yang cukup panjang dalam diri manusia. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam lingkungan sekitarnya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Oleh karena itu,mejadi pemimpin harus dipaami bukan hanya jabatan yang amanahkan tapi sebuah karakter yang terlahir dalam diri manusia baik alami atau dari sebuah proses pengembangan diri yang konsisten dan sungguh-sungguh.

Lihat juga : Diskusi Santai Tolak-Ukur Memilih Pemimpin, Jokowi atau Prabowo ?

Terlebih manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Dalam hidup, manusia selalu berinteraksi dengan sesama serta dengan lingkungan. Kehidupan manusia terdapat kelompok-kelompok baik besar maupun dalam kelompok yang kecil. Kehidupan sebagai kelompok bukan suatu hal yang mudah. Untuk menciptakan kondisi kehidupan yang harmonis anggota kelompok haruslah saling menghormati, menghargai dan keteraturan hidup perlu selalu dijaga. Hidup yang teratur adalah impian setiap insan maka dari itu menciptakan dan menjaga kehidupan yang harmonis adalah tugas manusia sebagai pemimpin sejak lahir.

Untuk mewujudkan nya dibutuhkan penanaman poin penting yang diberikan tuhan pada setiap manusia yang memiliki potensi menjadi panutan yang dapat di andalkan. Sosok itu dapat disebut dengan pemimpin. Dengan memiliki jiwa kepemimpinan, manusia mampu mengelola diri sendiri, kelompok dan lingkungan sekitar dengan baik dari dinamika sosial yang terjadi termasuk perubahannya.

Lihat juga : Analisa 2 Nama CAWAPRES Sandiaga Uno dan Ma'ruf Amin Pada PILPRES 2019

Saat ini kita berada pada ranah kehodupan globalisasi yang condong pada suatu sifat interdependensi, suatu masa saling ketergantungan antara satu dan yang lain dengan ditandai semakin canggihnya teknologi komunikasi.

Zaman modern seperti saat ini juga dapat kita kaak sebagai sebuah masa yang penuh dengan rintangan dan kesempatan agar mampu dan dapat bekerja sama dalam segala hal. Maka sebab di era globalisasi diharapkan bisa melahirkah pemimpin yang bukan hanya berinteraksi dalam dinamika lokal namun sebaliknya bisa mensurvey dunia baru sehingga bisa menyesuaikan tuntutan jaman yang hadir diantara setiap kehidupan sosial saat sekarang.

Salam Dunia Hitam Manis

Penulis: Awin Buton
Buka Komentar
Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar