Memiliki Cinta adalah Kewajiban Memiliki Pacar adalah Hak

Memiliki Cinta adalah Kewajiban Memiliki Pacar adalah Hak

Dalam terjemahan Wikipedia, Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan personal. cinta juga adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Dengan dalil di atas memberikan sinyal bahwa cinta adalah suatu Kewajiban yang di anugerahi tuhan yang tak ternilai harganya dan itu di berikan Tuhan kepada makhluknya yang di sebut manusia. dengan kata lain cinta berada pada setiap manusia.

Cinta juga tidak dapat diucapkan dengan kata-kata, tidak dapat dideskripsikan dengan bahasa apapun. Cinta hanya bisa dibaca dengan bahasa cinta dan juga dengan perasaan. Cinta adalah perasaan yang didalam sanubari lubuk hati yang tedalam yang bisa membawa kita melayang kedunia Fana yang penuh dengan mimpi indah.

Berbicara mengenai pacar, ketika seseorang tak memiliki seorang pacar maka menjadi sebuah fenomena yang menggelikan pada pandangan sebagian orang. Kejadian yang terjadi adalah sebagian akan berpikir menghasilkan pertanyaan yang mendeskreditkan dan terkesan rasis. Saya tak perlulah memberikan contoh pertanyaan seperti apa yang akan muncul sebab psikologi saya berkata anda bisa menggambarkan dalam pikiran anda sendiri. Hehe

Lihat juga : Putus Cinta itu Biasa, Putus Bujang Luar Biasa

Berkaca pada realita, pacar di artikan sebagai objek lain yang menjadi tempat mengekspresikan rasa cinta, Di zaman kontemporer kini semua orang memiliki fantasi bahwa semua orang harus memiliki pacar atau berpacaran, khususnya untuk kaum muda. Memiliki pacar itu di gambarkan sebagai kewajiban bukan Hak.

Kenapa memiliki pacar adalah hak? Karena jika di kaji secara bahasa, kata Hak sinonim dengan kata Kebebasan maka kebebasan/hak dalam memiliki pacar atau tidak memiliki. Dengan kata lain Hak boleh dipakai boleh juga tidak. Contoh ketika moment pemilihan umum (Pemilu) anda Golput itu artinya anda tak memakai Hak anda.

Sebagian dari kita yang mau memakai haknya untuk memiliki pacar. Ya monggo. Namun Sebagian di antara kita mungkin ada yang tak mau memiliki ikatan pacaran dengan alasan karena fokus kuliah, kerja atau faktor agama dan masih banyak lagi. Namun sering tertekan di sisi mental, pikiran hingga dilema karena secara implisit lingkungan memaksa harus memiliki pacar, tetaplah rasional memiliki atau tidak itu hak anda.

pradigma ini harus di bangun tanpa mengkerdilkan pedoman agama yang sering di anjurkan, sebab kita tentulah menyadari bahwa kita tidak berdaya melawan perbedaan pandangan/fantasi mayoritas secara spontan dalam konteks pacar, maka dengan dalil memiliki pacar adalah hak di harapkan bagi yang tak menginginkan berpacaran untuk dapat melawan stigma yang di bangun.

Selamat berjuang..
Jangan lupa senyum!!

Penulis: Awin Buton
Buka Komentar
Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar