Ato Basahona Share

follow us

Kau Menghilang Tanpa Bayangan Mu

Kau Menghilang Tanpa Bayangan Mu - 6 Tahun lalu mengenal mu, tak cukup mendalam namun banyak bermakna. Kau menyadarkan aku akan hukum indentitas yang belum terlalu ku pahami, semakin mengenal mu merangsang manja ku saat bersama mu. Belum dewasa bersama mu tapi dapat menjadi dewasa ketika jauh dari mu sesaat. Memang rasa menjadi gila saat itu dengan jiwa yang labil akan pencarian arti jati diri. Hidup ketika itu seperti adonan kue yang di aduk, dengan harapan akan mengembang lewat ragam campuran bahan-bahan pengalaman waktu.

Namun, kembali lagi kedewasaan menjadi rabun saat bersama mu, kekonyolan hadir dan keras kepala menjadi terang. Di saat-saat seperti itu engkau hanya diam dan mengamati, sekarang ku sadar ternyata diam itu mampu menjadi solusi terbaik saat berhadapan dengan orang yang sangat egois seperti diri ku kala itu.

Semakin jelas hukum identitas bahwa A=A dan tak dapat menjadi yang lain. Artinya setiap orang menjadi tunggal dalam ciptaan dan tak ada yang akan sama. Saya hanya sendiri di dunia dan tak akan ada yang sama dengan saya. Mirip ? iya ! sama ? tidak !.

Semua kegundahan mulai terasa ketika kau menjauh dan terus menghilang. Heran saja ! mengapa kau menjadi unik di antara mereka ? apakah karena hukum identitas itu sendiri, ya saya juga berpikir begitu.

Melupakan dari kulit hati dan pikiran itu mudah saja sebab saya sendiri telah terbiasa diajarkan dan digembleng oleh guru yang bernama pengalaman. Mereka-mereka buktinya, tapi kamu menjadi unik. Kau mengilang dan bayangan mu tetap membekas dalam inti rasa dan pikiran, hal ini menandakan bahwa kulit saja tak mampu untuk melupakan mu. Apakah kamu juga merasakan hal yang sama ? jika iya, aku tak mau tahu sebab dengan tahu itu akan semakin menjerit rasa ini.

Meningat mu sering datang secara tiba-tiba, saat berkendaraan, saat makan, menjekang tidur dan saat tanpa ada awalan mengingat mu. Bayangan datang seperti tamparan hujan saat panas terik matahari hingga membuat bingung diri ini.

Selama 6 tahun dan langkah ini kadang menjadi tak waras, tak mau menganalisis rahasia Tuhan dalam rencana-NYA sebab hal itu hanya akan membuat bayangan mu semakin dekat. Kau tak sempurna tapi karakter yang unik, membantu disaat kau sendiri butuh, sedih melihat orang lain susah dan keluarga yang rukun serta harmonis. Komitmen mu sekeras baja yang walaupun mampu dihancurkan oleh tetasan air tapi membutuhkan waktu yang sangat lama. Bijak mu luar biasa, dewasa mu ? ah, sudahlah aku tak mau terlalu jauh membahas bayangan mu saat ini.

Sampai saat ini, aku hanya dapat menikmati ingatan ini, bayangan mu yang hadir secara tiba-tiba tanpa awalan. Bagaimana kabar mu saat ini ? di mana kamu sekarang ? semoga banyak bahagia dan tetap menjadi diri mu yang sama seperti bayangan saat ini. Jika Tuhan punya misteri untuk kita maka biarlah DIA menjadi Maha Berkehendak atas Kuasa-Nya sebab banyak doa ku yang dikabulkan hanya doa meminta mu yang masih dirahasiakan oleh Sang Khalik. Jika kita tak akan bersama, aku ikhlas semenjak 6 tahun lalu dan bahagia bersama kenangan kita.

You Might Also Like :