Ato Basahona Share

follow us

Nasi Pecel Tumpang: Panganan Khas Kota Kediri Yang Bagus Untuk di Ketahui

Keindahan wisata diidonesia seperti tak akan ada habis-habisnya untuk dinikmati. informasi menarik mengenai tempat wisata yang terindah mempesona, kali ini membahas Nasi Pecel Tumpang: Panganan Khas Kota Kediri. Banyaknya referensi tempat wisata dan pemandangan alam melalui foto yang ada diblog ini, semoga Bisa menentukan wisata mana yang cocok untuk liburan bersama keluarga atau bersama teman teman. Banyak sekali lokasi pantai, pegunungan, pulau dan juga bebukitan, dan tak lupa pula wisata Bahari dan wisata airnya.

Nasi Pecel Tumpang: Panganan Khas Kota Kediri



foto: google

Ini dia makanan khas dari kediri, namanya pecel tumpang. Makanan ini banyak dijumpai di kota yang dijuluki bumi panjalu ini. Dimana-mana, seluruh pelosok kota kediri pasti akan dijumpai makanan khas sambel tumpang ini.

Salah satu tempat yang menjajakan pecel tumpang yaitu di Jalan Dhoho (nantikan ulasan kami tentang keunikan Wisata Jalan Dhoho: Tempat Perbelanjaan dan Oleh-oleh Khas Kediri). Puluhan penjual berada di jalan dhoho di malam hari mulai dari setelah maghrib hingga tengah malam. Adapula yang berjualan dari maghrib hingga pagi, atau tengah malam hingga pagi. Sebab di pagi hari pun banyak orang berseliweran mau ke pasar mampir ke jalan dhoho dulu nyari sarapan.

Sepanjang jalan dhoho akan dipenuhi oleh pedagang pecel tumpang. Rata-rata mereka menjajakan panganan nya dengan cara lesehan, tak hayal warung pun juga menemani setiap penjual pecel tumpang.

Pecel tumpang sendiri terbuat dari bahan dasar tempe busuk (orang kediri menyebutnya tempe bosok). Busuk disini maksudnya tempe yang belum di masak atau di goreng, melainkan tempe yang masih mentah. Terus ditambahkan dengan aneka macam bumbu seperti cabai, garam, bawang dan bumbu lainnya.

foto penjual menyiapkan porsi pecel tumpang 

Tak wajib bayar mahal untuk menikmati enaknya pecel tumpang, hanya mengeluarkan uang 6000 rupiah sudah Bisa satu porsi nasi pecel tumpang dan segelas teh hangat/es teh. Selebihnya hanya untuk membayar  untuk parkir aja.

Semakin malam, jalan dhoho pun akan ramai oleh para pencari makanan ini. Apalagi di akhir pekan, malam minggu akan banyak anak muda yang nongkrong, komunitas motor dan wisatawan lainnya mencari nasi pecel tumpang ataupun hanya sekedar ngopi aja.

You Might Also Like :