Definisi dan Sumber Hukum Adat Yang Wajib Kita Baca

Belajar Definisi dan Sumber Hukum Adat - Sebagai prinsip di umumnya, kita semua terikat oleh undang undang, sekalipun dari kita tidak sadar atau mengerti undang undang itu sendiri. "Ketidaktahuan akan hukum bukanlah pembelaan." yaitu penting bahwa kita mengetahui dan memahami, setidaknya dalam pengertian umum, sifat dari kewajiban ini, dan konsekuensi ketidaktaatan. Hukum mengatur hampir setiap aspek kehidupan kita, dan sangat banyak tanggung jawab ditempatkan di kita masing-masing oleh undang-undang ini. di tingkat yang begitu mendasar, hukum yang mengikat membentuk peraturan masyarakat. Asa undang-undang ini yaitu untuk mempertahankan standar perilaku tertentu dalam penduduknya demi kepentingan umum.

Definisi dan Sumber Hukum Adat

HUKUM ADAT

A. Pengertian Hukum Adat Menurut Beberapa Ahli:

1. Supomo & Hazairin:
Mengambil kesimpulan bahwa hukum adat yaitu hukum yang mengatur tingkah laku manusia Indonesia dalam hubungan satu sama lain, bagus yang merupakan keseluruhan kelaziman, kebiasaan dan kesusilaan yang benar-benar hidup di masyarakat adat Sebab dianut dan dipertahankan oleh anggota-anggota masyarakat itu, ataupun yang merupakan keseluruhan peraturan yang mengenal sanksi atas pelanggaran dan yang ditetapkan dalam keputusan-keputusan para penguasa adat. (mereka yang mempunyai kewibawaan dan berkuasa memberi keputusan dalam masyarakat adat itu) yaitu dalam keputusan lurah, penghulu, pembantu lurah, wali tanah, kepala adat, hakim.

2. Bushar Muhammad:
menerangkan bahwa untuk membagikan definisi hukum ada sulit sekali Sebab, hukum adat masih dalam pertumbuhan; sifat dan pembawaan hukum adat ialah:
- Tertulis atau tidak tertulis
- Pasti atau tidak pasti
- Hukum raja atau hukum rakyat dan sebagainya.

3. Van Vollenhoven:
menerangkan bahwa hukum adat yaitu keseluruhan Anggaran tingkah laku positif yang di satu pihak mempunyai sanksi (oleh Sebab itu disebut “hukum”) dan di pihak lain dalam keadaan tidak dikodifikasikan (oleh Sebab itu disebut “adat”).

4. Soekanto:
Hukum adat yaitu kompleks adat-adat yang kebanyakan tidak dikitabkan, tidak dikodifikasikan dan bersifat paksaan, mempunyai sanksi, jadi mempunyai karena hukum.

5. Soerjono Soekanto:
Hukum non statuter yang untuk bagian terbesar merupakan hukum kebiasaan sedangkan untuk bagian terkecil terdiri dari hukum agama. Selain itu juga mencakup hukum yang didasarkan di putusan-putusan hakim yang berisikan asas-asas hukum dalam lingkungan dimana suatu perkara diputuskan.

B. Sumber hukum adat (rechts bron)

1. Kebiasaan dan adat istiadat yang berhubungan dengan tradisi rakyat;
2. Kebudayaan tradisi rakyat;
3. Ugeran-ugeran yang langsung timbul sebagai pernyataan kebudayaan orang Indonesia asli, tegasnya sebagai pernyataan rasa keadilan dalam hubungan pamrih;
4. Perasaan keadilan yang hidup dalam hati nurani rakyat.



0 Response to "Definisi dan Sumber Hukum Adat Yang Wajib Kita Baca"

Post a Comment