Sekilas mengenai the Organisation for Economic Co-operation along with Development (OECD) Yang wajib Kita Baca

Pengetahuan Fundamental mengenai materi Sekilas mengenai the Organisation for Economic Co-operation along with Development (OECD), bahwa setiap warga negeri wajib mempunyai kemampuan pemahaman seputar pembahasan ekonomi, hal ini dikarenakan dengan perkembangan ekonomi di rumahtangga, masyarakat dan negara itu sendiri, maka belajar ekonomi memang wajib di galakkan sejak dini, sejak masih mengenal bangku pendidikan. wajib dicatat bahwa gaji lulusan ekonomi termasuk yang tertinggi dari disiplin apapun. Penelitian yang berbeda cenderung menemukan nilai gaji lulusan ekonomi cukup dibayar dengan bagus. Ini mengajarkan kita bagaimana Tutorial membuat pilihan, yang sangat penting dalam bisnis.

Sekilas mengenai the Organisation for Economic Co-operation along with Development (OECD)

OECD (Organisation for Economic Co-operation along with Development) merupakan salah satu organisasi multi negara yang didirikan untuk mempererat kerjasama dan pembangunan ekonomi antar negara demi mewujudkan stabilitas perekonomian yang berkelanjutan. Artikel ini akan meringkas sejarah dan peran OECD dalam mewujudkan misi-misinya.

Sekilas mengenai the Organisation for Economic Co-operation along with Development
Cikal bakal OECD dimulai saat pemerintah Amerika Serikat yang diwakili oleh Menteri Luar Negeri di saat itu, sekaligus pemenang Nobel Perdamaian 1953, George Marshall menyatakan bahwa Amerika Serikat mesti membantu perbaikan kondisi ekonomi dan sosial-politik dunia, pasca perang dunia kedua. Inisiatif tersebut dikemudian hari dikenal dengan istilah the Marshall Plan.

The Marshall Plan di hakikatnya merupakan tawaran kepada negara-negara Eropa yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat siap membantu negara-negara Eropa untuk menjalankan pemulihan situasi pasca perang dunia kedua. Selain itu dinyatakan pula bahwa Amerika Serikat siap bekerjasama dalam mewujudkan pembangunan jangka pangjang bersama negara-negara Eropa (Wolfe, R, through reconstructing Europe to constructing globalization: the OECD in historical perspective, 2007).

Hal tersebut setelah itu ditindaklanjuti dengan pembentukan komite kerjasama yang dikenal dengan nama the Organisation for European Economic Co-operation (OEEC) di bulan April 1948.

Dalam perkembangannya, setelah dirasakan perlunya memperluas ruang lingkup kerjasama, maka dibentuklah satu organisasi baru untuk menggantikan OEEC yang bernama the Organisation for Economic Co-operation along with Development (OECD) di 30 September 1961. Dengan Perkataan lain, OECD merupakan pembaharuan dari OEEC yang telah ada sebelumnya.

Dalam praktiknya, pengembangan kerjasama tersebut diupayakan melalui penekanan di aspek efisiensi, sistem pasar terbuka, sistem perdagangan bebas, dan pembangunan berbasis industrialisasi. Upaya-upaya lain yang dilakukan yaitu dengan mengurangi angka kemiskinan, menjaga stabilitas keuangan, menciptakan iklim investasi dan perdagangan yang kuat, serta mengembangkan teknologi, inovasi, dan kewirasusahaan.

Sementara sesuai dengan konvensi yang ditandatangani di Paris di 14 Desember 1960, OECD bertugas mempromosikan kebijakan yang bertujuan untuk:
  • Mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, peningkatan standar kelayakan hidup, serta ketersediaan lapangan kerja di negara-negara anggota, sekaligus menjaga stabilitas keuangan, sehingga mampu berkontribusi terhadap perekonomian global.
  • Mempromosikan keterbukaan ekonomi, bagus diantara negara-negara anggota ataupun negara-negara lain dalam rangka perwujudan pembangunan jangka panjang.
  • membagikan kontribusi positif terhadap perdagangan global dalam kerangka kerjasama antar negara tanpa adanya diskriminasi, seturut dengan kesepakatan internasional.

Berkantor pusat di Paris, Perancis, hingga saat ini OECD beranggotakan 35 negara. Adapun negara-negara anggota OECD tersebut yaitu Amerika Serikat, Australia, Austria, Belanda, Belgia, Chile, Denmark, Estonia, Finlandia, Hungaria, Inggris, Irlandia, Islandia, Israel, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Latvia, Luxemburg, Meksiko, Norwegia, Perancis, Polandia, Portugal, Republik Ceko, Republik Slovakia, Selandia Baru, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, dan Yunani.

Dalam Aplikasi kegiatannya, OECD memperoleh dana yang berasal dari kontribusi negara-negara anggota. Seperti halnya organisasi internasional lain, semisal the International Monetary Fund (IMF) dan the planet Bank, posisi Amerika Serikat sangat berpengaruh dalam institusi ini.

Dengan dana bantuan mencapai 25% dari total kontribusi negara-negara anggota, peran Amerika Serikat signifikan dalam setiap pengambilan keputusan, apalagi mengingat bahwa sejarah awal OECD yaitu inisiatif pemerintah Amerika Serikat. Namun demikian dengan cara organisatoris, OECD menegaskan bahwa setiap pengambilan keputusan didasarkan di consensus building atau kesepakatan bersama serta mengutamakan transparansi.

Menurut situs resminya, OECD terdiri dari tiga instrumen, yakni:
  • Council. Beranggotakan perwakilan negara-negara anggota dan Komisi Eropa (catatan: Komisi Eropa merupakan badan eksekutif dalam Uni Eropa/the European Union), dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal. Council bertugas sebagai pengawas dan penentu kebijakan strategis organisasi.
  • Committees. Komite ini terdiri dari perwakilan negara-negara anggota yang mengadakan pertemuan dengan cara rutin untuk membahas dan mereview kebijakan-kebijakan tertentu, seperti ekonomi, perdagangan, pendidikan, atau keuangan. Terdapat sekitar 250 komite yang berbentuk kelompok kerja dan terdiri dari para ahli di bidang masing-masing.
  • Secretariat. Terdiri dari seorang kepala sekretariat yang dibantu oleh wakil dan dewan direksi. Bertugas sebagai pelaksana operasional atas kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Council, sekaligus sebagai alat pendukung untuk tugas-tugas Committees.
(www.oecd.org).

Demikian sekilas pengetahuan mengenai the Organisation for Economic Co-operation along with Development (OECD). Menarik untuk dipelajari lebih lanjut bagaimana kiprah OECD dalam membangun kerjasama ekonomi dan pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan global.

0 Response to "Sekilas mengenai the Organisation for Economic Co-operation along with Development (OECD) Yang wajib Kita Baca"

Post a Comment