Rumusan Pancasila di Pembukaan UUD 1945 Yang wajib Kita Baca

Tags

Membahas Rumusan Pancasila di Pembukaan UUD 1945 - Sebagai prinsip publik, kita semua terikat oleh hukum, sekalipun dari kita tidak paham atau mengerti peraturan negara itu sendiri. "Ketidaktahuan akan hukum bukanlah pembelaan." yaitu penting bahwa kita mengetahui dan memahami, setidaknya dalam pengertian umum, sifat dari kewajiban ini, dan konsekuensi ketidaktaatan. Hukum mengatur hampir setiap aspek kehidupan kita, dan sangat banyak tanggung jawab ditempatkan di kita masing-masing oleh undang-undang ini. di taraf yang sangat mendasar, hukum yang mengikat membentuk peraturan masyarakat. Asa peraturan ini yaitu untuk menyamakan standar perilaku tertentu untuk masyarakat kita demi kepentingan umum.

Rumusan Pancasila di Pembukaan UUD 1945

Proklamsi Kemerdekaan Indonesia di tanggal 17 Agustus 1945 telah melahirkan negara Republik Indonesia. Untuk melengkapi alat-alat perlengkapan negara sebagaimana lajimnya suatu negara yang merdeka, maka Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) cepat mengadakan sidang. Dalam sidangnya di tanggal 18 Agustus 1945, PPKI yang telah disempurnakan telah mengesahkan undang-undang dasar negara yang sekarang dikenal dengan sebutan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).

UUD 1945 yang telah disahkan oleh PPKI tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu bagian "Pembukaan" dan bagian "Batang tubuh UUD" yang berisi 37 pasal, 1 Anggaran Peralihan terdiri atas 4 pasal, dan 1 Anggaran Tambahan terdiri dari 2 ayat.

Di dalam bagian "Pembukaan UUD 1945" yang terdiri dari empat alinea, di alinea keempat tercantum perumusan Pancasila yang berbunyi sebagai berikut :
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
  5. Keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia. 

Rumusan dasar negara Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 inilah yang sah dan benar Sebab di samping mempunyai kedudukan konstitusional, juga disahkan oleh suatu badan yang mewakili seluruh bangsa Indonesia yaitu PPKI, yang Bisa diartikan juga disepakai oleh seluruh bangsa Indonesia.

Sekedar untuk diketahui dan sebagai catatan bahwa ada beberapa rumusan Pancasila yang tercantum di dalam konstitusi atau ndang-Undang Dasar yang pernah berlaku di Indonesia :
a. Dalam Konstitusi RIS (Republik Indonesia Serikat) yang berlaku mulai tanggal 29 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950, rumusan dasar negara Pancasila berbunyi sebagai berikut :
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Peri Kemanusiaan.
  3. Kebangsaan.
  4. Kerakyatan.
  5. Keadilam Sosial.
b. Dalam Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia 1950 (UUDS 1950) yang berlaku mulai tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959, rumusan dasar negara Pancasila sama dengan yang tercantum dalam Konstitusi RIS.

di tanggal 5 Juli 1959, Presiden Soekarno mengeluarkan suatu dekrit, yang dikenal dengan Dekrit Presiden 1959 yang salah satu isinya berbunyi berlakunya kembali UUD 1945, maka sejak saat itu rumusan dan sistematika Pancasila yang berlaku hingga saat ini yaitu rumusan dan sistematika Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon