Pengertian, Fungsi, Dan Peranan Pancasila Yang wajib Kita Ketahui

Membahas Pengertian, Fungsi, Dan Peranan Pancasila - Sebagai kepahaman umum, kita semua terikat oleh hukum, sekalipun dari kita tidak paham atau mengerti undang undang itu sendiri. "Ketidaktahuan akan hukum bukanlah pembelaan." yaitu penting bahwa kita mengetahui dan memahami, setidaknya dalam pengertian umum, sifat dari kewajiban ini, dan konsekuensi ketidaktaatan. Hukum mengatur hampir setiap aspek kehidupan kita, dan sangat banyak tanggung jawab ditempatkan di kita masing-masing oleh undang-undang ini. di taraf yang sangat mendasar, hukum yang mengikat membentuk peraturan masyarakat. Asa undang-undang ini yaitu untuk menyamakan standar perilaku tertentu untuk masyarakat kita demi kepentingan umum.

Pengertian, Fungsi, Dan Peranan Pancasila

di tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Ir. Soekarno mengusulkan supaya dasar negara Indonesia diberi nama Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia diterima dan disahkan oleh Panitian Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) di tanggal 18 Agustus 1945, yaitu bersamaan dengan disahkannya pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) dan batang tubuh UUD 1945. Nama Pancasila tidak tercantum dalam pembukaan ataupun di batang tubuh UUD 1945, tapi lima dasar negara Republik Indonesia yang dimaksud tersebut tercantum dalam alinea keempat pembukaan UUD 1945 yang bunyinya sebagaimana telah kita kenal hingga sekarang.

Pancasila yang berarti lima dasar atau lima asas yaitu nama dasar negara Republik Indonesia. Istilah Pancasila sudah dikenal sejak jaman Majapahit di abad XIV, yaitu terdapat di dalam buku karangan Mpu Prapanca yang berjudul Nagarakertagama dan buku karangan Mpu Tantular yang berjudul Sutasoma. Dalam buku Sutasoma, istilah Pancasila di samping mempunyai arti berbatu sendi yang kelima, juga mempunyai arti Aplikasi kesusilaan yang lima atau Pancasila Krama, yaitu :
  1. Tidak boleh menjalankan kekerasan.
  2. Tidak boleh mencuri.
  3. Tidak boleh berjiwa dengki.
  4. Tidak boleh berbohong.
  5. Tidak boleh mabuk minuman keras.

di hakekatnya Pancasila mempunyai dua pengertian inti, yaitu Pancasila sebagai Sudut Pandang hidup bangsa Indonesia dan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.
A. Pancasila sebagai Sudut Pandang Hidup Bangsa Indonesia.
Sering juga disebut way of life atau pedoman hidup. Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk hidup sehari-hari. Dengan Perkataan lain, Pancasila digunakan sebagai penunjuk arah semua kegiatan atau atau aktivitas hidup dan kehidupan di dalam segala bidang. Ini berarti bahwa semua tingkah laku dan tindak perbuatan setiap manusia Indonesia wajib dijiwai dan merupakan pancaran dari semua sila Pancasila Sebab Pancasila sebagai Weltranschauung selalu merupakan satu kesatuan, tidak Bisa dipisah-pisahkan satu dengan yang lain. Keseluruhan sila di dalam Pancasila merupakan satu kesatuan organis.
Pancasila sebagai norma fundamental sehingga Pancasila berfungsi sebagai cita-cita atau ide. Sebagai cita-cita, semestinyalah kalau Pancasila selalu diusahakan untuk dicapai oleh setiap manusia Indonesia, sehingga cita-cita itu Bisa terwujud menjadi suatu Hakikat. Sehingga, dilihat dari kedudukannya, Pancasila mempunyai kedudukan yang tinggi, yaitu sebagai cita-cita dan Sudut Pandang hidup bangsa dan negara Republik Indonesia. 
B. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.
Pancasila dalam pengertian ini sering disebut sebagai dasar falsafah dan ideologi negara. Pancasila dipergunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Pengertian Pancasila sebagai dasar negara sesuai dengan bunyi pembukaan UUD 1945, yang menyatakan : ".., maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia, yang berbentuk dalam suatu susunan negara Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada..."

Fungsi inti Pancasila yaitu sebagai dasar begara, sesuai dengan pembukaan UUD 1945, dan di hakekatnya yaitu sumber dari segala sumber hukum negara Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Ketetapan MPRS Nomor : XX/MPRS/1966 jo Ketetapan MPR Nomor : V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR Npmpr : IX/MPR/1978. Sebagai fungsi inti tersebut Pancasila bersifat yuridis ketatanegaraan. Sedangkan  dilihat dari segi materinya, Pancasila digali dari Sudut Pandang hidup bangsa Indonesia, yang merupakan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. 

Pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis yaitu di dalam fungsinya sebagai pengatur hidup kemasyarakatan di umumnya, sedangkan pengertian Pancasila yang bersifat etis dan filosofis yaitu di dalam fungsinya sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan Tips-Tips dalam mencari kebenaran. 

dengan cara luas peranan Pancasila dalam tata kehidupan bangsa Indonesia yaitu sebagai berikut :
  1. Panxasila sebagai jiwa bangsa Indonesia. Bahwa Pancasila lahir bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia, yaitu sejak jaman Sriwijaya - Majapahit. Prof. Mr. A.G. Pringgodigdo dalam tulisannya "Sekitar Pancasila" mengatakan bahwa tanggal 1 Juni 1945 yaitu hari lahir istilah Pancasila, sedangkan Pancasila sendiri sudah ada sejak dahulu kala bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia.
  2. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Jiwa bangsa Indonesia mempunyai arti statis (tidak berubah) dan mempunyai arti dinamis (bergerak). Jiwa yang meliputi sikap mental, tingkah laku, dan perbuatan bangsa Indonesia mempunyai ciri-ciri khas yang Bisa dibedakan dengan bangsa lain.
  3. Pancasila sebagai Sudut Pandang hidup bangsa Indonesia.
  4. Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.
  5. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara Republik Indonesia.
  6. Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia di saat mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  7. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia.
  8. Pancasila sebagai falsafah hidup yang mempersatukan bangsa Indonesia.

Semoga bermanfaat.

0 Response to "Pengertian, Fungsi, Dan Peranan Pancasila Yang wajib Kita Ketahui"

Post a Comment