Nilai-Nilai Yang Terkandung Di Dalam Pancasila Yang Wajib Kita Ketahui

Tags

Membahas Nilai-Nilai Yang Terkandung Di Dalam Pancasila - Sebagai prinsip publik, kita semua terikat oleh undang undang, terlepas dari kita tidak sadar atau mengerti peraturan negara itu sendiri. "Ketidaktahuan akan hukum bukanlah pembelaan." yaitu penting bahwa kita mengetahui dan memahami, setidaknya dalam pengertian umum, sifat dari kewajiban ini, dan konsekuensi ketidaktaatan. Hukum mengatur hampir setiap aspek kehidupan kita, dan sangat banyak tanggung jawab ditempatkan di kita masing-masing oleh undang-undang ini. di tingkat yang sangat mendasar, hukum yang mengikat membentuk peraturan masyarakat. Tujuan peraturan ini yaitu untuk mempertahankan standar perilaku tertentu dalam penduduknya demi kepentingan umum.

Nilai-Nilai Yang Terkandung Di Dalam Pancasila

Nilai merupakan salah satu hasil pemikiran filsafat yang oleh pemiliknya dianggap sebagai hasil maksimal yang paling benar, paling bijaksana, dan paling bagus. Menilai berarti menimbang, yaitu kegiatan manusia menghubungkan sesuatu dengan sesuatu. Sesuatu dikatakan mempunyai nilai apabila sesuatu itu bermanfaat, benar (nilai kebenaran), indah (nilai estetis), bagus (nilai etis/moral), dan religius (nilai agama).

Menurut Sudut Pandang Prof. Dr. Drs. Mr. Notonagoro, nilai Bisa dibedakan menjadi tiga hal yaitu :
  1. Nilai material, yaitu segala sesuatu yang bermanfaat untuk unsur kemanusiaan.
  2. Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang bermanfaat untuk manusia untuk Bisa mengadakan kegiatan atau aktivitas.
  3. Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang bermanfaat untuk rohani manusia.

Sedangkan nilai kerohanian Bisa dibedakan menjadi empat macam :
  • Nilai kebenaran atau Fenomena, yang bersumber di unsur akal manusia (rasio, budi, dan cipta).
  • Nilai keindahan, yang bersumber di unsur rasa manusia (gevoel, perasaan, dan estetis).
  • Nilai kebaikan atau nilai moral, yang bersumber di unsur kehendak atau kemauan manusia (will, karsa, dan etik).
  • Nilai religius, yang merupakan nilai ketuhanan, kerohanian yang tertinggi dan mutlak, yang bersumber di kepercayaan atau keyakinan manusia.
Manusia mengadakan Evaluasi terhadap sesuatu yang bersifat rohaniah memakai budi nuraninya dengan dibantu oleh inderanya, akalnya, perasaannya, kehendaknya, dan oleh keyakinannya.

Pancasila tergolong dalam nilai kerohanian, akan tetapi nilai kerohanian yang mengakui adanya material dan vital dengan cara seimbang. Hal ini Bisa dilihat di susunan sila-sila Pancasila yang sistematis hierarkis, yang dimulai dari sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa hingga sila  kelima Keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia.

Nilai-nilai yang terkandung di dalam sila-sila Pancasila yaitu sebagai berikut :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, mengandung nilai-nilai religius, antara lain :
  • Keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa dengan sifat-sifatnya Yang Maha Sempurna, yaitu Maha Kasih, Maha Kuasa, Maha Adil, Maha Bijaksana, dan lain sebagainya sifat yang suci.
  • Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yaitu menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
  • Nilai sila pertama ini meliputi dan menjiwai sila-sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, mengandung nilai-nilai kemanusiaan, antara lain :
  • Pengakuan terhadap adanya martabat manusia.
  • Perlakuan yang adil terhadap sesama manusia.
  • Pengertian manusia yang beradab  yang mempunyai daya cipta, rasa, karsa, dan keyakinan sehingga jelas adanya perbedaan antara manusia dan Fauna.
  • Nilai sila kedua diliputi dan dijiwai sila pertama, meliputi dan menjiwai sila ketiga, keempat, dan kelima.
3. Persatuan Indonesia, mengandung nilai persatuan bangsa, antara lain :
  • Persatuan Indonesia yaitu persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.
  • Bangsa Indonesia persatuan suku-suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.
  • Pengakuan terhadap ke-Bhineka Tunggal Ika-an suku bangsa dan kebudayaan bangsa yang membagikan arah dalam pembinaan kesatuan bangsa.
  • Nilai sila ketiga diliputi dan dijiwai sila pertama dan kedua, meliputi dan menjiwai sila keempat dan kelima.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mengandung nilai kerakyatan, antara lain :
  • Kedaulatan negara yaitu di tangan rakyat.
  • Pemimpin kerakyatan yaitu hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat.
  • Manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  • Musyawarah untuk mufakat dicapai dalam permusyawaratan wakil-wakil rakyat.
  • Nilai sila keempat diliputi dan dijiwai sila pertama, kedua, dan ketiga, meliputi dan menjiwai sila kelima.
5. Keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia, mengandung nilai keadilan sosial, antara lain :
  • Perwujudan keadilan sosial dalam kehidupan sosial atau kemasyarakatan meliputi seluruh rakyat Indonesia.
  • Keadilan dalam kehidupan sosial terutama meliputi bidang-bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan, dan pertahanan keamanan nasional.
  • Cita-cita masyarakat adil makmur materian dan spiritual yang merata untuk seluruh rakyat Indonesia.
  • Keseimbangan antara hak dan kewajiban , dan menghormati hak orang lain.
  • Cinta akan kemajuan dan pembangunan.
  • Nilai sila kelima diliputi dan dijiwai sila pertama, kedua, ketiga, dan keempat. 

Nilai-nilai Pancasila juga mempunyai sifat obyektif dan subyektif. Bersifat obyektif Sebab sesuai dengan obyeknya atau kenyataannya dan bersifat universal. Bersifat subyektif Sebab sebagai hasil pemikiran bangsa Indonesia.

Semoga bermanfaat. 



EmoticonEmoticon