Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated Marketing Communication) Yang wajib Kita Baca

Tags

Pengetahuan Fundamental dari materi Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated Marketing Communication), bila setiap masyarakat negara wajib mempunyai kemampuan pemahaman seputar materi ekonomi, hal ini erat kaitannya dengan perkembangan ekonomi di rumahtangga, masyarakat dan negara itu sendiri, maka belajar ekonomi memang wajib di galakkan sejak dini, sejak masih mengenal bangku pendidikan. Misalnya, karir paling populer yang Bisa dikejar kebanyakan dengan gelar ekonomi. Penelitian yang berbeda cenderung menemukan nilai gaji lulusan ekonomi cukup dibayar dengan bagus. Ini mengajarkan kita bagaimana Tips membuat pilihan, yang sangat penting dalam bisnis.

Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated Marketing Communication)

Komunikasi pemasaran terpadu yaitu suatu proses perencanaan marketing komunikasi yang memperkenalkan konsep perencanaan komprehensif untuk mengevaluasi peranan strategis dari berbagai elemen komunikasi pemasaran, seperti public relation, advertising, direct selling, sales promotion, dan interactive marketing, untuk membagikan kejelasan, konsistensi, serta pengaruh komunikasi yang maksimum. Komunikasi Pemasaran Terpadu sering disebut dengan IMC merupakan suatu proses strategi bisnis dalam mengelola hubungan dengan konsumen yang intinya untuk menggerakkan brand value.
http://relioquick.com/images/imc-expert_img.jpg
http://relioquick.com
Komunikasi Pemasaran Terpadu yaitu Proses pengembangan dan implementasi berbagai bentuk program komunikasi persuasif kepada pelanggan dan calon pelanggan dengan cara berkelanjutan.
 
Tujuan : mempengaruhi atau membagikan Imbas langsung kepada perilaku khalayak sasaran yang dituju.

Ciri-ciri :
  • Mempengaruhi Perilaku
  • Berawal dari pelanggan dan calon pelanggan
  • memakai satu atau segala Tips untuk menjalankan ‘kontak’
  • Berusaha menciptakan sinergi
  • Menjalin hubungan
https://fakhrurrojihasan.files.wordpress.com/2014/08/integrated-marketing-communication.jpg
https://fakhrurrojihasan.files.wordpress.com
Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran yaitu serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan serta Anggaran yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran dari waktu ke waktu di masing-masing tingkatan serta lokasinya. Strategi pemasaran modern dengan cara umum terdiri dari tiga tahap yaitu: segmentasi pasar (segmenting), penetapan pasar sasaran (targeting), dan penetapan posisi pasar (positioning) (Kotler, 2001). Setelah mengetahui segmen pasar, target pasar, dan posisi pasar maka Bisa disusun strategi bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari strategi produk, harga, penyaluran/ distribusi dan promosi (Assauri, 1999)

a) Segmentasi Pasar (Segmenting)

dengan cara umum, terdapat tiga falsafah dasar sebagai pedoman untuk perusahaan untuk mendekati pasar, yakni pemasaran masal dimana keputusan untuk memproduksi dan mendistribusi produk dengan cara masal, pemasaran berbagai produk yang menyajikan pilihan produk berbeda untuk segmen berbeda, dan pemasaran terarah yang mengembangkan produk untuk pasar yang spesifik.
Peranan segmentasi dalam marketing :
  • Memungkinkan kita untuk lebih fokus masuk ke pasar sesuai keunggulan kompetitif perusahaan kita.
  • Mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi kita di pasar.
  • Merupakan basis untuk kita untuk mempersiapkan strategi marketing kita selanjutnya.
  • Faktor kunci mengalahkan pesaing dengan memandang pasar dari sudut unik dan Tips yang berbeda.
Tips-Tips dalam memandang suatu pasar :
  •  Static attribute segmentation. Tips memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama,dan pendidikan.
  • Dinamic attribute segmentation. Tips memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle, kepribadian. Perilaku berupa sikap, penggunaan, dan respon pelanggan terhadap produk.
  • Lebih lanjut mengenai demografi, psikografi dan pasar relung:
  • Demografi. Ini merujuk data statistik penduduk, termasuk pendapatan, rata-rata umur, dan pendidikan.
  • Psikografi. Psikografi yaitu memakai demografi dalam menentukan perilaku dan selera segmen tertentu suatu populasi. Psikografi mengkaji gaya hidup seperti kemana mereka berlibur, kemana mereka berbelanja, bagaimana mereka membelanjakan uang ekstra, olahraga apa yang mereka tonton, dan masih banyak lagi yang lain.
  • Pasar relung. Ada segmen kecil dari populasi yang mempunyai kesamaan karekteristik, kepentingan, kebiasaan berbelanja dan sebagainya

b) Target Pasar (Targeting)

Dalam menetapkan sasaran pasar (target pasar), perusahaan terlebih dulu wajib menjalankan segmentasi pasar, dengan Tips mengelompokkan konsumen (pembeli) ke dalam kelompok dengan ciri-ciri (sifat) yang hampir sama. Setiap kelompok konsumen Bisa dipilih sebagai target pasar yang akan dicapai. Segmentasi pasar dimaksudkan untuk mengkaji dan mencari kesempatan segmen pasar yang dihadapi perusahaan, menilai segmen pasar, dan memutuskan berapa banyak dari segmen pasar yang ada tersebut yang akan dilayani oleh perusahaan.

Ada beberapa kriteria-kriteria sebagai berikut :
  • kita wajib yakin terlebih dahulu apakah segmen pasar yang kita pilih cukup besar.
  • Perusahaan kita wajib memprediksi potensi pertumbuhan pasar.
  • Strategi targeting kita wajib didasarkan keunggulan kompetitif perusahaan.
  • Segmen pasar yang kita targetkan wajib disesuaikan dengan persaingan.

c) Positioning

Positioning yaitu strategi untuk memenangi dan menguasai benak pelanggan melalu produk yang kita tawarkan. Kartajaya (2007) menyebut positioning sebagai the strategy to lead your costomer credibly yaitu upaya mengarahkan pelanggan kita dengan cara kredibel. Artinya membangun kepercayaan berarti membangun kredibilitas, membangun kredibilitas berarti membangun positioning.

Positioning merupakan being startegy. Positioning menjadi penentu eksistensi merek, produk dan perusahaan dibenak pelanggan sehingga Positioning merupakan reason for being untuk perusahaan. Michel porter menyebutkan positioning yaitu inti dari strategi. Beberapa perusahaan bahkan daerah yang sudah mempunyai Positioning yang bagus pasti mempunyai diferensiasi misalnya Singapore Positioning-nya uniqely singapore, yogyakarta Positioning-nya Never ending ASIA, Malayasia Positioning-nya the Truly Asia.

Positioning yaitu tindakan merancang penawaran dan citra perusahaan sehingga menempati suatu posisi kompetitif yang berarti dan berada dalam benak pelanggan sasarannya (Kotler, 1997).

Syarat Positioning yang bagus, Kartajaya (2007) membagi 4 Tips dalam membangun positioning, yaitu:
  1. Positioning mencerminkan keunggulan kompetitif.
  2. Positioning haruslah dipersepsi dengan cara positip oleh pelanggan dan menjadi reason to buy.
  3. Positioning wajib bersifat unik sehingga Bisa dengan mudah mendiferensiasikan diri dengan pesaing.

Positioning wajib berkelanjutan dan selalu relevan dengan berbagai perubahan dalam lingkungan bisnis, apakah itu perubahan persaingan, perubahan perilaku pelanggan, social budaya dsb.

d) Deferensiasi

Diferensiasi produk yaitu semua kegiatan yang dilakukan seorang pengusaha atau pelaku pasar untuk menciptakan suatu perbedaan yang bertujuan membagikan nilai lebih kepada para konsumen.
Diferensiasi Bisa dilakukan dengan menciptakan produk yang berbeda, membagikan pelayanan yang berbeda, atau menciptakan image produk yang unik dan berbeda dari pesaing lainnya. Dengan begitu suatu produk akan lebih mudah dikenali dan membagikan daya tarik tersendiri untuk para konsumen. Sehingga mereka lebih memilih produk kita, dibandingkan produk lainnya yang ada di pasaran.
di dasarnya diferensiasi yaitu tindakan merancang satu set perbedaaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari penawaran pesaing.

Keuntungan pengusaha ataupun pelaku pasar dari strategi diferensiasi produk :

  1. Produk lebih mudah diingat para konsumen
  2. Produk lebih unggul dibandingkan dengan produk lainnya.
  3. Harga jual produk lebih tinggi.
  4. Mengatasi masalah kejenuhan pasar
  5. Mengingat penjualan suatu produk sering menemui pasang surut sesuai dengan daur hidupnya yang terus berputar, maka adanya diferensiasi produkdapat membantu para pengusaha ataupun pelaku pasar saat konsumen sudah mulai jenuh dengan produk yang biasa ditawarkannya.
  6. Membantu terciptanya image produk


EmoticonEmoticon