Ato Basahona Share

follow us

Imbas Kenaikan UMP Terhadap Perekonomian Indonesia Yang Wajib Kita Ketahui

Hal Fundamental mengenai materi Imbas Kenaikan UMP Terhadap Perekonomian Indonesia, bahwa setiap warga negara wajib mempunyai kemampuan pemahaman seputar pembahasan ekonomi, hal ini erat kaitannya dengan perkembangan ekonomi di rumahtangga, masyarakat dan negara itu sendiri, maka belajar ekonomi memang wajib di galakkan sejak dini, sejak masih mengenal bangku pendidikan. wajib dicatat bahwa gaji lulusan ekonomi termasuk yang tertinggi dari disiplin apapun. Ekonomi mengajarkan bagaimana membuat keputusan yang tepat. Ini mengajarkan kita bagaimana Tips membuat pilihan, yang sangat penting dalam bisnis.

Imbas Kenaikan UMP Terhadap Perekonomian Indonesia

Kenaikan UMP - Saat rapat keputusan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta pada tahun 2013 yang lalu, banyak pelaku bisnis yang kecewa. Jelas aja kenaikan dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2,2 dinilai sangat signifikan. Perwakilan dari pengusaha pun mengambil keputusan walk out dari ruang rapat Dewan Pengupahan. Namun bertentangan dengan situasi dinatas dewan Pengupahan menyetujui penentuan UMP 2014 merupakan sebesar Rp 2,4 juta walaupun buruh tetap meradang sebab mereka meminta kenaikan upah menjadi Rp 3,7 juta.

Lalu pengusaha berusaha menerima keputusan itu dan memohon buruh menyudahi demo - demo yang dilakukan. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengatakan bahwa aksi mogok yang dilakukan buruh tersebut merugikan semua pihak. Hal ini berpengaruh di iklim investasi. Menurutnya para pengusaha Bisa aja pindah ke tempat yang lebih miring UMP-nya. Dia menambahkan jangan hingga para pengusaha merasa gerah dengan kondisi ini. Pernyataan tersebut disampaikan di awal pekan ini di Jakarta.

Menanggapi lebih lanjut terhadap aksi buruh Aksi mogok kerja buruh Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Kadin Jakarta mengungkap bahwa pengusaha menjalani kerugian material yang cukup tinggi. Di wilayah Kawasan Berikat Nusantara aja tercatat menyentuh angka Rp 50 miliar. Lebih rinci lagi ia menuturkan di rentan waktu 31 Oktober hingga 1 November aja kerugian sebesar Rp 500 juta ditanggung oleh satu perusahaan Sebab berhentinya lini produksi. Tinggal kita jumlah bila data menyebutkan jumlah perusahaan di wilayah tersebut sebanyak 97.

Ditambah lagi kerugian denda dari pihak pemesan, kerusakan prasarana, dan lain-lain. Maka dari itu Sarman berharap buruh menempuh jalur dialog melalui Forum terkait daripada menjalankan aksi mogok yang berujung berhentinya produksi perusahaan tempat buruh bekerja. Dengan kondisi tersebut para pengusaha merasa cemas akan masalah kenaikan UMP yang tiap tahunnya selalu meningkat. Salah satu solusinya merupakan mengganti tenaga manusia dengan mesin yang nantinya digunakan untuk memangkas biaya produksi prusahaan.

Pengamat Ekonomi Faisal Basri berkata “Ya wajar kalau para pengusaha lebih memilih mesin di produksi mereka”. “Pemakaian mesin di lini produksi makin lebih cepat dan mesin juga tidak pernah berdemo seperti buruh”

Mendukung pernyataan Faisal, Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Suryadi Sasmita mengamini kenaikan UMP buruh sangat membebani rekan - rekannya sesama pengusaha. Baginya beberapa solusi yang Bisa ditempuh pengusaha yakni relokasi dan ekspansi ke daerah dengan upah buruh yang kompetitif atau mengganti tenaga manusia dengan mesin.

Selain cemas para pengusaha juga merasa tidak puas atas hasil keputusan UMP pada tahun 2013 yang lalu, namun mereka wajib Bisa bertahan. Suryadi berpesan disamping kenaikan UMP tahun ini para buruh diharapkan Bisa melonjakkan produktivitas mereka. Mengingat produktivitas tenaga kerja Indonesia masih berada di peringkat ke-103 dunia maka di masa akan datang bila masalah pendidikan buruh belum menunjukkan peningkatan maka tenaga kerja asing dirasa lebih menggiurkan.

You Might Also Like: