FUNGSI HUKUM Yang wajib Kita Ketahui

Tags

FUNGSI HUKUM - Semua warga negara bagus yang termuda hingga yang tertua mempunyai konteks hukum yang kompleks yang mencakup seputar hak, tanggung jawab, transaksi, peraturan, proses, prosedur, implikasi yang begitu juga sangat tidak sempurna dipahami, dan diserahkan kepada para ahli. di taraf yang begitu Fundamental, hukum yang mengikat membentuk peraturan masyarakat. Tujuan undang-undang ini yaitu untuk menyamakan standar perilaku tertentu dalam penduduknya demi kepentingan umum. Tanpa Anggaran seperti itu, masyarakat kita akan terjerumus ke dalam pola hidup tak karuan.

FUNGSI HUKUM


Seperti telah dikemukakan dalam melaksanakan peranan pentingnya untuk masyarakat, hukum mempunyai fungsi, seperti penertiban pengaturan, penyelesaian pertikaian dan sebagainya, sedemikian rupa, sehingga Bisa mengiringi masyarakat-masyarakat yang berkembang.

dengan cara garis besar fungsi hukum Bisa diklasifirkan dalam tiga tahap yaitu :
  • a. Fungsi hukum sebagai alat ketertiban dan keteraturan masyarakat. Hal ini dimungkinkan Sebab sifat dan watak hukum yang memberi pedoman dan petunjuk mengenai bagaimana berperilaku di dalam masyarakat. Menunjukkan mana yang bagus dan mana yang tercela melalui norma-normanya yang mengatur perintah-perintah ataupun larangan-larangan, sedemikian rupa, sehingga warga masyarakat diberi petunjuk untuk bertingkah laku. Masing-masing anggota masyarakat telah jelas apa yang wajib diperbuat atau tidak berbuat, sedemikian rupa sehingga sesuatunya Bisa tertib dan teratur. Sebagai contoh orang-orang yang menonton bioskop telah sama-sama mengetahui apa yang wajib dilakukan. Beli karcis antri, masuk ke pintu masuk antri pula, demikian pula setelah film berakhir masing-masing meninggalkan ruangan melalui pintu-pintu yang telah tersedia. Demikian tertibnya Sebab semua ketentuan telah jelas dimengerti oleh penonton. Dalam prakteknya di lingkup yang luas hukum bekerja demikian rupa seperti contoh tersebut diatas.
  • b. Fungsi hukum sebagai sarana untuk mewujudkan keadilan sosial lahir batin. Hukum dengan sifat dan wataknya yang antara lain mempunyai daya mengikat bagus fisik ataupun psikologis. Bisa penjatuhan nyata dan takut berbuat yang merupakan kekangan. Daya mengikat dan apabila wajib memaksa ini yaitu watak hukum yang Bisa menangani kasus-kasus nyata dan memberi keadilan, menghukum yang bersalah, memutuskan supaya yang hutang wajib membayar dan sebagainya, sedemikian rupa, sehingga relatif Bisa mewujudkan keadilan.
  • c. Fungsi hukum sebagai sarana penggerak pembangunan. Salah satu daya mengikat dan memaksa dari hukum, juga Bisa dimanfaatkan atau didaya gunakan untuk menggerakan pembangunan. Hukum sebagai sarana pembangunan merupakan alat untuk otoritas untuk membawa masyarakat ke arah yang lebih maju. Dalam hal ini sering ada kritik atas fungsi hukum sebagai alat penggerak pembangunan, yang dianggapnya melaksanakan pengawasan perilakh dan mendesaknya, semata-mata hanya kepada masyarakat belaka sedangkan aparatur otoritas dengan dalih menggerakan pembangunan, lepas dari kontrol hukum. Sebagai imbangan dari padanya Bisa dilihat di fungsi berikutnya.
  • d. Fungsi kritis dari hukum. Dewasa ini sedang berkembang suatu Sudut Pandang bahwa hukum mempunyai fungsi kritis, yaitu daya kerja hukum tidak semata-mata menjalankan pengawasan di aparatur pengawasan, di aparatur pemerintah (petugas) dan aparatur penegak hukum termasuk di dalamnya.
Demikian hukum mempunyai fungsi-fungsi yang sedemikian rupa sehingga di dalam suatu kehidupan bermasyarakat, diharapkan terwujudnya ketertiban, keteraturan, keadilan, dan perkembangan, sedemikian rupa, sehingga Bisa dijumpai masyarakat yang senantiasa berkembang. supaya hukum Bisa melaksanakan fungsinya dengan bagus dan seyogyanya, maka untuk pelaksana penegak hukum dituntut kemampuan untuk melaksanakan atau menerapkan hukum, dengan seni yang dimiliki masing-masing, antara lain dengan menafsirkan hukum sesuai keadaan dan posisi pihak-pihak sedemikian rupa. apabila wajib dengan menerapkan penafsiran analogis (menentekan kebijaksanaan untuk hal yang sama, atau hampir sama), serta penghalusan hukum, untuk tercapainya kebijaksanaan yang konkrit.

Disamping itu wajib diperhatikan faktor pelaksana penegak hukum, yang dibutuhkan kecekatan dan ketangkasan serta keterampilannya. Ingat yang penting yaitu the singer nevertheless not the song. Si penyanyi yaitu semua insan di mana hukum berlaku bagus warga masyarakat ataupun para pejabat, termasuk para penegak hukum.


______________________________________
Dr. Soedjono Dirdjosisworo, S.H.
PENGANTAR ILMU HUKUM



EmoticonEmoticon