Aliran Filsafat Hukum Analitik

Aliran filsafat hukum analitik ini mungkin sudah tidak asing juga di dengar oleh para pengamat dan praktisi hukum. Aliran ini menitik beratkan pandangannya melalui cara berfikir analitik yang formal. Seperi ; The Concept Of Law. Maksudnya, mengonstruksi suatu pengertian hukum yang formal. Aliran ini bermunculan pada seorang tokoh yang bernama Hart.
Dasar pemikiran inilah yang mebuat Hart menentukan pertimbangan pertimbangan tentang isi secara umum, dan tidak memainkan peranan. Hart pun menerima gagasan sejenis ; Minimal Content Of Natural Law. Ini menurutnya mutlak diperlukan untuk berfungsinya setiap tata hukum. Seperinya yang Ia maksudkan adalah, jika semua manusia tidak ingin mempertahankan kehidupan, maka hukum sama sekali tidak akan bermakna.

Menurut Hart, hukum mungkin saja dari sudut pandangan etikal yang tercela, misalnya ; hukum nazi, perundang undangan dan bahkan menurut Hart, semua itu secara moral wajib untuk Ia menarik diri dari keberlakuannya. Namun, Hart menegaskan, keberlakuanya dari hukum positif tetap tidak tersentuh. Jadi, kualitas moral dari hukum tidak punya pengaruh pada “Keberadaan” dari hukum positif. Begitu maksud Hart.
Dengan cara begitu, Hart berpendapat, bahwa pemahaman yang tajam tentang suatu permasalahan yuridikal dan moral dapat diperoleh. Lebih jauh, dengan pencampuradukan dua dimensi itu, maka tidak mungkin dapat memaparkan dan menganalisis secara ilmiah antara sistem hukum yang sudah jelas tidak bisah diterima. Katanya, seperti aspek hukum romawi kala itu, yang diberlakukan perbudakan dan sejenisnya.
Selain Hart, dalam lingkungan filsafat hukum analitik, ada beberapa pandangan tokoh tokoh seperi ; Lon Fuller yang diidentik dengan The Morality Of Law. Ia menunjukkan pola pemikirannya tentang hukum harus memandang penting tentang moralitas tertentu. cara berfikir Fuller ini, dipahami dalam arti teknis adalah didalam masyarakat harus berlaku aturan aturan pokok tertentu. Sebagaiman dilarang, bahwa manusia tidak boleh saling membunuh.
Tidak hanya sebatas Tokoh Fuller. Pada aliran pemikiran filsafat hukum analitik, ternyata ada juga tokoh yang menganut aliran ini. Namanya ; Ronald Dworkin. Ia dikenal dengan gagasan Taking Righs Seriously. Dworkin ini ternyata, telah mengemukan pemahaman pengetahuan menurut alirannya kepada Hart tentang asas asas keadilan sertah moralitas, dan bukan hanya asas asas saja. Namun gejala hukum yang dipahami Dworkin berbeda pemahamannya dengan Hart. Apa sebab, Dworkin mendekatinya dengan cara yang kurang formal, sementara Hart dengan cara yang Formal.
Oleh : Tri Saleh Mokodongan


EmoticonEmoticon