Ato Basahona Share

follow us

Pohon Jabon Merah : Klasifikasi, Penyebaran Serta Karakter Fisik

Pohon jabon termasuk ke dalam suku kopi-kopian. Tanaman jabon merah merupakan salah satu jenis tanaman hutan yang pertumbuhannya sangat cepat dan mampu tumbuh di hutan tropis dengan ketinggan maksimum 1.000 meter di atas permukaan laut (Mulyana, Asmarahan dan Fahmi, 2011). Tanaman ini menyukai daerah yang banyak mengandung air (lembab), seperti di tepi sungai atau rawa.

Klasifikasi Jabon Merah


Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)

Class : Magnoliopsida (berkeping dua)

Ordo : Rubiales

Family : Rubiaceae (suku kopi-kopian)

Genus : Anthocephalus

Spesies : Anthocephalus macrophyllus Havil

Penyebaran Jabon Merah

Penyebaran alami dari jabon merah di Indonesia hanya berada di daerah Maluku, sebagian Sulawesi dan Papua yang dikenal dengan sebutan samama. Sementara itu, penyebaran jabon merah di luar Indonesia tersebar merata mulai dari India, Nepal, Bengal, Vietnam, Assam, Ceylon, Thailand, Semenanjung, Malaya, Serawak, Sabah, Filipina, Cina, Australia dan Papua Nugini (Mulyana, Asmarahan dan Fahmi. 2011).

Karakter Fisik Jabon Merah


a. Batang

Jabon merah dapat tumbuh tinggi mencapai 40 - 45 m, dengan tinggi bebas cabang kurang lebih 30 m di atas permukaan tanah dan diameter batang dapat mencapai 50 - 60 cm pada umur 5 - 6 tahun (Mulyana, Asmarahan dan Fahmi, 2011).

Batang jabon merah berwarna merah kehitaman. Warna kayunya kemerah-merahanan dan bertekstur halus. Kekerasan batang jabon termasuk kelas keras II dan kelas awet III dengan warna serat kayu semu merah.

b. Daun

Daun jabon merupakan daun tunggal, permukaan daun berbulu dengan arah duduk daun pada batang saling berhadapan, ukuran panjang daun dapat mencapai 15 - 50 cm dan lebar daun 8 - 25 cm (Mansur, 2010). Daun berbentuk lonjong dan lancip dengan tulang daun berwarna merah dan memiliki daun penumpu. Kuncup daun muda berbentuk kelopak.

c. Buah

Warna buah cokelat muda kemerah-merahan berdiameter 3 - 4 cm. Biji jabon merah berukuran 0,3 – 0,4 mm lebih besar dibandingkan dengan jabon putih, berwana coklat kemerahan (Sanyoto, 2011).

Lihat Juga Artikel: