Mencoba Menulis Cerita Bersambung (CERBER)

Suka dan senang menulis apa saja kecuali novel, cerita pendek dan cerita bersambung. Saya sudah sering menulis saat berada di bangku sekolah, pasti anda juga merasakan hal itu. Apakah itu ? ya tugas mengarang cerita dari guru Bahasa Indonesia hehe. Namun, hobi menulis mulai terlihat saat berada di perguruan tinggi. Memang benar yang dikatakan oleh para tokoh sosiologi dan lingkungan hidup bahwa manusia sangat dipengaruhi oleh lingkunga sekitar. Hal itulah yang saya rasakan ketika mulai berstatus sebagai mahasiswa sekaligus banyak bersahabat dengan orang-orang yang suka dan senang menulis.

Mencoba Menulis Cerita Bersambung (CERBER)
Menjadi semakin termotivasi saat coretan pertama saya dimuat oleh media online di Jakarta, keberuntungan itu juga tidak terlepas dari keanggotaan saya pada salah satu organisasi eksternal kampus, tepatnya HmI MPO Cabang Manado. Setelah menjadi kader (anggota) di HmI, saya mulai termotivasi oleh sahabat-sahabat yang senang menulis, akhirnya tanpa ragu dan banyak berpikir panjang, saya pun mulai menulis dan tulisan pertama saya yang dimuat oleh media online milik HmI di Jakarta itu berjudul “ Ku temukan Jati Diri di Tubuh HmI MPO ”.
Hingga sekarang saya hanya suka menulis apa saja selain yang saya sebutkan di atas yaitu novel, CERPEN dan CERBER. Saya juga salah satu orang yang tidak suka membaca novel, apa lagi CERPEN dan CERBER. Namun entah kenapa pada akhir-akhir ini saya menjadi tertarik untuk menulis sebuah novel. Mungkin karena pengalaman perjalanan kehidupan yang seperti menarik untuk di novelkan hehe.
Sedikit bingung karena belum terlalu memahami tata cara penulisan novel yang penuh dengan tanda baca dan kata-kata yang diadegankan kejadiannya sehingga terlihat nyata saat membaca. Akhirnya saya berpikir sambil mempelajari cara penulisan novel, mungkin sebaiknya saya memulainnya dengan menulis CERBER (Cerita Bersambung) sehingga jangan terlalu lama untuk berpikir tapi bertindak sambil terus berpikir.
Pastinya hasil CERBEN yang saya rencananakan ini akan sangat jauh dari kesempurnaan. Namun bukan itu masalahnya tapi yang menjadi masalah jika saya tidak pernah mencoba. Sebuah pepatah “ ala bisa karena biasa” jadi mulailah jadikan kebiasaan maka akan terbiasa dan baik dengan sendirinya. Judulpun telah diperoleh dan sekarang tinggal mulai menulis, menulis dan menulis CERBER sampai dapat menghasilkan banyak episode.

(Update)

Setelah beberapa hari memikirkan judul tentang CERBER, akhirnya saya menentukan judul pada rencana menulis cerita bersambung yaitu Jejak Si Nai dan saat postingan ini di update, saya sudah mulai menulisnya.
Mohon doanya ya hehehe.


EmoticonEmoticon