Pengertian Degradasi Hutan Menurut Para Ahli

Share tentang pengertiandegradasi hutan menurut para ahli. Arti kata Degradasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kemunduran, kemerosotan, penurunan dan sebagainya. Namun pengertian degradasi hutan dalam konteks kehutanan sedikit memeliki perbedaan karena telah mengarah ke hutan tapi tetap saja berkaitan erat dengan arti kata degradasi itu sendiri yaitu penurunan.

Berikut ini adalah pengertian degradasi hutan menurut para ahli :
Menurut Oldeman (1992), mengatakan bahwa degradasi adalah suatu proses dimana terjadi penurunan kapasitas baik saat ini maupun masa mendatang dalam memberikan hasil (product). Penebangan hutan yang semena-mena merupakan degradasi lahan. Selain itu tidak terkendali dan tidak terencananya penebangan hutan secara baik merupakan bahaya ekologis yang paling besar. Kerusakan lahan atau tanah akan berpengaruh terhadap habitat semua makhluk hidup  yang ada di dalamnya dan kerusakan habitat sangat berpengaruh terhadap  kelangsungan makhluk hidup yang disangganya.
Menurut Lamb (1994), degradasi hutan memiliki arti yang berbeda tergantung pada suatu kelompok masyarakat. Rimbawan memiliki persepsi yang bervariasi terhadap arti degradasi. Sebagian mengatakan bahwa hutan yang terdegradasi adalah hutan yang telah mengalami kerusakan sampai pada suatu point/titik dimana penebangan kayu maupun non kayu pada periode yang akan datang menjadi tertunda atau  terhambat semuanya. Sedangkan sebagian lainnya mendefinisikan hutan yang terdegradasi sebagai suatu keadaan dimana fungsi ekologis, ekonomis dan sosial hutan tidak terpenuhi.
Menurut Angelsen, A (2010), Degradasi hutan adalah perubahan didalam hutan yang merugikan susunan atau fungsi tegakan hutan atau kawasan hutan sehingga menurunkan kemampuannya untuk menyediakan berbagai barang atau jasa.
Menurut Tryono, Slamet (2010), ada dua faktor penyebab terjadinya degradasi hutan, pertama penyebab yang bersifat tidak langsung dan kedua penyebab yang bersifat langsung. Faktor penyebab tidak langsung merupakan penyebab yang sangat dominan terhadap kerusakan lingkungan, sedangkan yang bersifat langsung, terbatas pada ulah penduduk setempat yang terpaksa mengeksploitasi hutan secara berlebihan karena desakan kebutuhan. Faktor penyebab bersifat tidak langsung antara lain:
1.    Pertambahan penduduk
2.    Kebijakan pemerintah yang berdampak negatif terhadap lingkungan
3.    Dampak industrialisasi perkayuan, perumahan dan industri kertas
4.    Reboisasi dan reklamasi yang gagal
5.    Meningkatnya penduduk miskin di pedesaan
6.    Lemahnya penegakan hukum dalam sektor kehutanan dan lingkungan,
7.    Tingkat kesadaran masyarakat yang rendah terhadap pentingnya pelestarian hutan.
Itulah beberapa pengertian degradasi hutan menurut para ahli.
Kesimpulan yang dapat diambil dari pengertian para ahli di atas yaitu degradasi hutan adalah penurunan kualitas dan kuantitas baik fungsi dan manfaat hutan.


EmoticonEmoticon