Cara Mencegah Erosi dengan Menanam Pohon

Share tentang cara mencegah erosi dengan menanam pohon yang sebelumnya telah saya share cara mencegah erosi pada pengikisan tanah. Manfaat pohon begitu banyak, salah satunya adalah mencegah terjadinya erosi. Erosi merupakan proses awal terjadinya banjir, dengan tingkat erosi yang tinggi maka banjir pun tak bisa terelakan. Oleh karena itu cara mudah dan sederhana mencegah erosi yaitu dengan menanam pohon.
Proses awal terjadinya erosi yaitu penghancuran agregat tanah lewat air hujan. Setelah terjadi penghancuran tanah oleh air hujan kemudian terjadi perpindahan atau pengangkutan tanah oleh air hujan sehingga anda dapat melihat pada saat terjadinya banjir air menjadi kotor atau berwarna coklat. Proses terakhir erosi yaitu pengendapan tanah baik di darat atau di laut (sedimentasi).
Dengan mengetahui proses awal terjadinya banjir adalah erosi maka hal penting yang harus kita perhatikan adalah erosi itu sendiri maka cara pencegahan banjir dapat dilakukan dengan mencegah terjadinya erosi itu sendiri.
Kenapa harus menanam pohon ?
Pohon memilki tajuk yang dapat mengurangi laju air hujan jatuh ke permukaan tanah dan air hujan akan mengalir melalui cabang dan batang pohon sehingga tidak langsung ke permukaan tanah dalam proses penghancuran agregat tanah tadi. Disamping itu sistem perakaran pada pohon juga mampu menyerap dan menampung air hujan pada pori-pori tanah yang terbentuk oleh akar.
Pertanyaannya berapa jumlah pohon yang harus ditanam ?
Menurut saya 1 pohon 1 orang itu sudah cukup, bayangkan jika kita semua melakukan hal itu maka besar kemungkinan dampak-dampak bencana alam akan dapat diminimalisir. Apalagi dengan jumlah penduduk negara Indonesia yang kurang lebih 250 juta jiwa, jika sebagian besar menyadari akan hal ini maka akan berdampak baik sebaik-baiknya terhadap alam ini.
Dimanakah harus menanam pohon ?
Dimana saja selama itu tidak mengganggu keadaan sekitar pohon itu sendiri. Contoh mengganggu keadaan sekitar yaitu kita menanam pohon berakar banir di dekat saluran pembuangan dengan jarak kurang dari 1 meter.  Dengan karakteristik akar banir tersebut dapat menyebabkan rusaknya saluran pembuangan itu sendiri pada saat pohon tumbuh dan berkembang nantinya. Solusinya, silahkan tanam pohon dengan karakteristik perakaran tunggang karena dengan akar tunggang perkembangan akar lebih ke arah vertikal sedangan akar banir lebih kearah horizontal. Walaupun nantinya tetap menanam pohon dengan karakteristik berakar banir maka harus diikuti dengan sistem periodik. Artinya, ada batas yang harus ditentukan terhadap pertumbuhan pohon itu sendiri dan segera melakukan penanaman kembali.
Pekarangan rumah juga salah satu areal yang sangat baik untuk melakukan penanaman pohon, apalagi pohon yang ditanam adalah tanaman buah, selain mencegah erosi dan tempat berteduh, buah dari tanaman tersebut juga dapat dimanfaatkan. Contohnya : mangga, rambutan, dan lain-lain.
Itulah sedikit share tentang cara mencegah erosi dengan menanam pohon, banyak sekali fungsi dan manfaat pohon yang ada dan nantinya akan dibahas pada tulisan-tulisan berikutnya. Terima kasih


EmoticonEmoticon