Pengertian Suksesi Menurut Para Ahli

Pengertian suksesi digunakan pertama kali oleh Hult pada tahun 1885 dalam studi tentang perubahan komunitas. Mengenai dasar studi suksesi itu sendiri dicetuskan oleh Cowles pada tahun 1899, sedangkan prinsip-prinsip dan studi suksesi dikemukakan secara mendalam dan seksama oleh Clement pada masa setelah Cowles yaitu tahun 1907 (Gopal dan Bhardwaj, 1997).

Pengertian suksesi digunakan pertama kali oleh Hult pada tahun 1885 dalam studi tentang perubahan komunitas.
Berikut adalah beberapa pengertian suksesi berdasarkan para ahli sebagai berikut :
1.    Suksesi yaitu perubahan langsung secara keseluruhan pada selang waktu lama, bersifat kumulatif di dalam komunitas tertentu dan terjadi pada tempat yang sama ( Gopal dan Bhardwaj, 1992).
2.    Suksesi yaitu perubahan dalam komunitas yang berlangsung menuju ke satu arah, berlangsung lambat, secara teratur, pasti dan dapat diramalkan (Irwan,1992).
3.    Suksesi yaitu perubahan dalam komunitas yang berlangsung teratur dan menuju ke satu arah (Resosoedarmo dkk.,1986).
4.    Suksesi yaitu proses perubahan yang terjadi dalam komunitas atau ekosistem yang menyebabkan timbulnya penggantian dari satu komunitas atau ekosistem oleh komunitas atau ekosistem yang lain (KendeigH, 1980).
Konsep yang berkaitan dengan peristiwa suksesi tersebut dimuat dalam terminologi secara seksama dan terminologi akan sangat membantu untuk mengetahui syarat-syarat utama proses suksesi (Gopal dan Bhardwaj, 1979).
Beberapa terminologi yang berkaitan dengan suksesi dapat dilihat sebagai berikut :
1.    Sere adalah serangkaian perubahan dalam komunitas atau ekosistem selama suksesi.
2.    Seral adalah masing-masing tingkat perubahan komunitas atau ekosistem selama suksesi
3.    Suksesi Primer adalah suksesi yang terjadi atas lahan atau wilayah yang mula-mula guntul atau terbuka.
4.    Suksesi Sekunder  adalah suksesi yang terjadi pada lahan atau wilayah yang awalnya bervegetasi lengkap sempurna, kemudian mengalami kerusakan oleh bencana seperti peletusan vulkanik, banjir, tanah longsor, gempa bumi atau kebakaran tetapi bencana itu tidak merusak tempat tumbuh secara keseluruhan sehingga di tempat tersebut masih ada subsrat lama dan organisme hidup.
5.    Prisere adalah serangkaian perubahan dalam komunitas atau ekosistem yang dapat di identifikasi selama terjadi suksesi primer. Prisere sering dipakai untuk menyebut suksesi primer.
6.    Subsere adalah serangkaian perubahan dalam komunitas  atau ekosistem yang dapat di identifikasi selama terjadi suksesi sekunder. Subsere itu sendiri sering di pakai untuk menyebut suksesi sekunder.
7.    Hydrarch adalah suksesi yang terjadi dalam wilayah perairan.
8.    Hydrosere adalah serangkaian perubahan dalam komunitas atau ekosistem yang dapat di identifikasi di wilayah perairan. Hydrosere sering dipakai juga untuk menyatakan suksesi di wilayah perairan.
9.    Xerarch adalah suksesi yang terjadi pada wilayah yang bersubstrat kering.
10. Xerosere adalah serangkaian perubahan dalam komunitas atau ekosistem yang dapat di identifikasi di wilayah yang bersubsrat kering.
11. Lithosere  adalah serangkaian perubahan dalam komunitas yang dapat di identifikasi selama suksesi di lahan berbatu.
12. Psamosere  adalah serangkaian perubahan dalam komunitas yang dapat di identifikasi selama suksesi di lahan berpasir.
13. Halosere  adalah serangkaian perubahan dalam komunitas yang dapat di identifikasi selama suksesi pada substrat yang mengandung garam.
14. Klimaks adalah kondisi komunitas atau ekosistem akhir pada proses suksesi yang telah mencapai homeostatis.


EmoticonEmoticon