Pengertian, Fungsi dan Manfaat Ruang Terbuka Hijau (RTH)

Ruang terbuka merupakan suatu  tempat atau area  yang dapat menampung aktivitas    tertentu    manusia,    baik    secara    individu    atau    secara kelompok (Hakim,1993).  
Contoh  ruang  terbuka  meliputi  jalan,  taman,  pedestrian,  plaza, pemakaman,  lapangan  olahraga.  

Contoh  ruang  terbuka  meliputi  jalan,  taman,  pedestrian,  plaza, pemakaman,  lapangan  olahraga.

Secara  teoritis  pengertian  ruang  terbuka (Open Space) adalah:
a.  Merupakan  ruang  yang  terdiri  dari  ruang  keras (hard  space)dibatasi  oleh dinding  arsitektural  serta  digunakan  untuk  aktfitas  sosialdan  ruang  lunak (soft  space)  didominasi  oleh  lingkungan  alam  seperti  kebun,  jalur  hijau,  dan taman (Trancik,1986).
b.   Merupakan  ruang  3  dimensi  yang  dibatasi  oleh  berbagai  elevasi  ketinggian seperti bangunan dan pohon (Krier,1979). Dari  beberapa  pendapat  ahli  di  atas,  penulis  menyimpulkan  bahwa  ruang terbuka  adalah  sebuah  ruang  yang  terdiri  dari  perkerasan  ataupun  penghijauan yang dapat menampung berbagai aktivitas manusia didalamnya. Secara  umum,  ruang  terbuka  di  perkotaan  terdiri  dari  ruang  terbuka  hijau dan ruang terbuka non-hijau. Pengertian ruang terbuka hampir sama dengan ruang terbuka hijau (RTH). Beberapa fungsi sosial ruang terbuka (Open Space) adalah :
a)    Tempat bermain terutama bagi anak-anak.
b)    Tempat berolahraga.
c)     Tempat Berinteraksi sosial masyarakat
d)    Ruang untuk mendapatkan udara segar atau bersantai
c.  Sebagai pembatas di antara massa bangunan Beberapa fungsi ekologis ruang terbuka (Open Space) adalah :
a)    Menyerap air hujan
b)    Memperbaiki, mempengaruhi kualitas udara 
c)     Menambah nilai arsitektur bangunan
d)    Memelihara ekosistem tertentu
Secara umum, RTH dibangun secara merata di perkotaan untuk memenuhi fungsi dari berbagai segi sebagai berikut:
a.    Segi  sosial,  ekonomi,  dan  budaya,  bahwa  RTH  merupakan  tempat  rekreasi, pendidikan, interaksi sosial masyarakat.
b.   Segi  Fisik,  bahwa  RTH    berfungsi  sebagai  pengatur  iklim,  penyerapan  air tanah, produsen oksigen, peneduh, penghalang angin, habitat satwa.
c.    Segi   ekosistem   perkotaan,   RTH   merupakan   bagian   dari   usaha   pangan, produsen oksigen, tanaman berbunga, dan lain-lain.
d. Segi  estetis,  bahwa  RTH  berperan  untuk  meningkatkan  nilai  keindahan  dan kenyamanan  kota.  Dapat  menciptakan  keseimbangan  dan  keserasian  antara berbagai bangunan, taman kota, jalur hijau jalan, jalur biru kali dan bantaran rel  kereta  api  (Direktorat  Jendral  Penataan  Ruang  Departemen  Pekerjaan Umum, 2006).
Manfaat Ruang Terbuka Hijau
Menurut  Hakim  dan  Utomo  (2004)  bahwa  manfaat  RTH  di  wilayah perkotaan antara lain sebagai berikut :
a. Memciptakan  kenyamanan,  kesehatan  dan  keindahan  lingkungan  sebagai paru-paru kota.
b.  Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat kota
c.    Memberikan hasil produksi berupa kayu, daun, bunga, dan buah
d.    Sebagai tempat tumbuh tumbuhan dan hidup satwa.
e.  Berfungsi  sebagai  area  resapan  air  untuk  mengurangi  aliran  air,  menangkap dan menyimpan air, menjaga keseimbangan tanah untuk menjamin kesuburan tanah serta sebagai area sirkulasi udara perkotaan.
f.    Sebagai tempat sarana dan prasarana untuk kegiatan rekreasi perkotaan Dari  pernyataan  para  ahli  di  atas,  penulis  menyimpulkan  bahwa  dengan adanya   RTH   di   perkotaan   dapat   dikatakan   sangat   penting   karena   manusia memerlukan  tempat-tempat  yang  nyaman,  aman,  dan  indah.  Pentingnya  RTH terhadap  manusia  yaitu  agar  manusia  memiliki  tempat  untuk  berkumpul  atau bersosialisasi


EmoticonEmoticon