Manfaat Organisasi Bagi Mahasiswa

Share tentang manfaat organisasi bagi mahasiswa. Organisasi secara etimologi berasal bahasa Yunani dari kata Organon yaitu organ atau bagian tubuh dan Nisasi yaitu sistem atau aturan. Banyak sekali defenisi berdasarkan para ahli namun disini saya akan menarik kesimpulan dari beragam definisi dari para ahli tersebut. Organisasi adalah sekumpulan orang yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan bersama.

3 Manfaat Organisasi Bagi Mahasiswa
Gambar di atas adalah proses diskusi tentang materi Pengantar Organisasi pada salah satu organisasi kemahasiswaan berskala kedaerahan (paguyuban) yaitu Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang Sulawesi Utara dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) untuk para mahasiswa baru yang berasal dari Kepulauan Sula. HPMS Ini sendiri adalah organisasi yang berasal dari kabupaten Kepulauan Sula, provinsi Maluku Utara.
Secara garis besar Organisasi di bagi menjadi dua bagian yaitu Organisasi laba dan nirlaba. Organisasi laba adalah organisasi yang bergerak untuk memperoleh keuntungan, dalam hal ini adalah keuntungan finansial. Misalnya Koperasi, Peseroan Terbatas (PT), Commanditaire Vennootschap (CV), dan lain-lain, intinya adalah setiap usaha bersama yang bergerak dalam bisnis untuk menghasilkan keuntungan dalam bentuk uang sedangkan Organisasi Nirlaba yaitu organisasi yang bergerak lebih kearah pendidikan dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Misalnya Organisasi Organisasi Intra Sekolah (OSIS), Organisasi Kemahasiswaan dan Organisasi Masa (Ormas). Organisasi Kemahasiswaan misalnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Senat Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HIMAJU), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRODI), Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) dan masih banyak lagi, semua contoh-contoh di organisasi di atas diambil dari contoh yang ada di Unversitas Sam Ratulangi karena saya sendiri adalah Alumni dari Perguruan Tinggi tersebut hehe
Kenyataan yang terjadi dikalangan sekolah dan perguruan tinggi sekarang banyak yang acuh tahu dengan Organisasi, ada yang bergabung tapi kurang aktif dalam melibatkan diri pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dan hanya sedikit yang aktif di dalam kegiatan keorganisasian tersebut. Mungkin mereka sering mendengar kabar bahwa orang yang berkecimpung di dunia organisasi akan menghambat atau mengganggu nilai di sekolah buat siswa dan Indeks Prestasi (IP) buat Mahasiswa, namun disini saya tekankan bahwa hal itu salah besar buktinya saya sendiri aktif di beberapa organisasi kemahasiswaan dan menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi dalam jangka waktu 3,5 tahun, bukanya sombong sihh hanya sekedar membuktikan bahwa organisasi itu baik hehe. Memang pada dasarnya itu adalah hak setiap orang yang mau bergabung, aktif atau pasif dalam organisasi. Namun, yang ingin saya sampaikan disini adalah pentingnya berorganisasi yang berguna buat pribadi kita sehingga bisa menjadi manusia dengan karakter yang lebih baik lagi.
Perlu diketahui bahwa besar sekali manfaat yang dapat diperoleh dalam Organisasi yaitu :
1. Melatih Mental
Kata Mental berasal dari bahasa Latin yaitu dari kata mens atau metis yang memiliki arti jiwa, nyawa, atau  semangat. Berbicara di depan banyak orang tidak semudah seperti yang kita lihat. Untuk bisa seperti itu butuh mental yang baik dan mental itu akan didapat di dalam organisasi karena pada dasarnya segala ilmu akan baik jika dibiasakan lewat tindakan. Dalam organisasi kita akan cenderung selalu berbicara di depan banyak orang, orang-orang itu adalah para anggota organisasi tersebut. Siswa, Mahasiswa, Tokoh Masyarakat selalu cenderung akan berhadapan dengan banyak orang akan menjadi mimpi buruk jika kita gugup dan kaku untuk tampil berbicara di orang banyak jadi apa kesimpulanya,,?? Belajarlah di Organisasi
2. Melatih Karakter Kepemimpinan
Orang yang mengatur segala sesuatu disebut Koordinator, nah di organisasi kita secara langsung belajar menjadi koordinator lewat setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan karena dalam  struktur organisasi terdapat ketua, sekretaris, bendahara dan bidang-bidang dan semua itu memilki tugas masing-masing itulah sehingga karakter koordinator terbentuk dengan baik disini. Bila jiwa koordinator sudah terbentuk dengan baik maka secara otomatis karakter kepemimpinan sudah dimiliki karena pada hakekatnya pemimpin itu harus berpengaruh dan bisa mempengaruhi.
3. Membina Hubungan Sosial
Begitu banyak organisasi dan dalam organisasi juga terdapat banyak anggota yang berasal dari berbagai daerah dengan karakter dan kultur yang berbeda-beda apalagi organisasi yang berskala nasional seperti HMI, PMII, KAMMI dan SYLVA INDONESIA ini hanya contoh kecil sebab masih banyak sekali organisasi dengan skala nasional. Dengan aktif diorganisasi maka hubungan silaturahmi kita akan semakin baik dengan banyak teman dari berbagai daerah akan memudahkan kita dalam mencari pekerjaan kedepanya setelah selesai menempuh pendidikan sesuai dengan ajaran  Agama bahwa barang siapa menjaga silaturahmi maka akan mempermudah dalam mencari rejeki.


EmoticonEmoticon