Pengantar ArcGIS

Pengantar ArcGIS. ArcGIS merupakan salah satu perangkat lunak (Softwear) Sistem Informasi Geografi (SIG) yang dikembangkan oleh Enviromental System Research Institute (ESRI), perlu diketahui dalam penggunaan kata GIS atau SIG pada dasarnya sama hanya yang digaris bawahi adalah SIG (Sistem Informasi Geografi) bahasa Indonesia sedangkan Geographic Information System (GIS) adalah bahasa Inggris jadi terserah pada anda mau mengunakan kata SIG atau GIS. ArcGIS sendiri merupakan pengembangan dari ArcView dan ArcInfo yang pertama kali dirilis pada tahun 1999. Perangkat lunak ini (ArcGIS) memiliki antar muka yang menarik dan semudah ArcView dan berkemampuan seandal ArcInfo.

Pengantar ArcGis

Sampai saat ini (2016) ESRI sudah mengeluarkan tiga versi ArcGIS yaitu ArcGIS versi 8, versi 9 dan versi 10. ArcGIS versi 8 dirilis pada periode 1999-2002 yang terdiri atas ArcGIS versi 8.0, versi 8.2 dan versi 8.3 dan ArcGIS versi 9 dirilis pada pada 2004-2009 yang terdiri dari versi 9.0, versi 9.2, versi 9.3 dan versi 9.3.1 sedangkan ArcGIS 10 dirilis pertama kali pada bulan September 2010.

Baca Juga : Cara Instal ArcGIS 10.1

Sistem Informasi Geografis (SIG) / Geographic Information System (GIS) juga merupakan sistem  informasi  berbasis  komputer yang digunakan untuk memproses data spasial yang ber-georeferensi  (berupa detail, fakta, kondisi, dsb) yang disimpan dalam suatu basis  data  dan berhubungan  dengan  persoalan serta keadaan dunia nyata (real  world). Manfaat SIG secara umum memberikan informasi yang mendekati kondisi dunia nyata, memprediksi suatu hasil dan perencanaan strategis. Secara umum  SIG  bekerja berdasarkan integrasi 5 Komponen yaitu: Hardware, software, data, manusia dan metode.


1. Hardware

SIG membutuhkan hardware atau perangkat komputer yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan dengan sistem informasi lainnya untuk menjalankan software-software SIG, seperti kapasitas Memory (RAM), Hard-disk, Prosesor serta VGA Card. ArcGIS membutuhkan prosesor komputer/laptop sekurang-kurangnya 2,2 GHz atau lebih tinggi maka akan lebih baik direkomendasikan menggunakan prosesor multi-core (dual core, core 2 duo, core i3, core i5 dan core i7). Hal tersebut disebabkan karena data-data yang digunakan dalam SIG baik data vektor maupun data raster penyimpanannya membutuhkan ruang yang besar dan dalam prosesanalisanya membutuhkan memory yang besar dan prosesor yang cepat. 

2. Software

Sebuah software SIG haruslah menyediakan fungsi dan tool yang mampu melakukan penyimpanan data, analisis dan menampilkan informasi geografis. Dengan demikian elemen yang harus terdapat dalam komponen software SIG adalah: Tools untuk melakukan input dan transformasi data geografis Sistem manajemen basis data Tool yang mendukung query geografis, analisis dan visualisasi Graphical User Interface (GUI) untuk memudahkan akses pada tool geografi.

3. Data

Hal yang merupakan komponen penting dalam SIG adalah data. Secara mendasar SIG bekerja dengan dua tipe model data geografis yaitu model data vektor dan model data raster. Contoh data Vektor yaitu titik, garis dan polygon sedangan data Raster yaitu Gambar atau data hasil Scanning

4. Manusia

Teknologi SIG tidaklah menjadi bermanfaat tanpa manusia yang mengelola sistem dan membangun perencanaan yang dapat diaplikasikan sesuai kondisi dunia nyata. Sama seperti pada Sistem Informasi lain pemakai SIG pun memiliki tingkatan tertentu , dari tingkat spesialis teknis yang mendesain dan memelihara sistem sampai pada pengguna yang menggunakan SIG untuk menolong pekerjaan mereka sehari-hari

Manusia disini yaitu orang atau operator yang menggunakan GIS itu sendiri termasuk anda yang sedang membaca tulisan ini, bisa jadi juga anda akan menjadi operator sebab sebutan operator biasanya lebih khusus pada dunia pekerjaan baik di swasta maupun pemerintahan.

5. Metode

SIG yang baik memiliki keserasian antara rencana desain yang baik dan aturan dunia nyata, dimana metode, model dan implementasi akan berbeda-beda untuk setiap permasalahan.

Berdasarkan pengalaman admin biasanya banyak metode atau cara dalam menggunakan ArcGIS tergantung kebiasaan dalam bekerja, kadang yang sering admin temui adalah metode yang berbeda pada dua orang namun mendapatkan tujuan atau hasil yang sama.

Baca Juga : Mengenal Fitur- Fitur Utama ArcGIS 10.1

Buku Referensi :

Budiyanto,E.2010.ArcView GIS.ANDI.Yogyakarta.
Indarto, Faisol, A.2013.ArcGIS 10.ANDI.Yogyakarta.


 



EmoticonEmoticon