Klasifikasi Tumbuhan Tingkat Rendah

Klasifikasi tumbuhan tingkat rendah di bagi dalam empat divisi yaitu:

1.      Divisi Schizophyta (Tumbuhan Belah)

Schizophyta atau tumbuhan belah merupakan kelompok yang mempunyai ciri khusus yaitu berkembang biak dengan membelah diri.Tumbuhan belah dianggap sebagai kelompok tumbuhandengan tingkat perkembangan filogenetik yang paling rendah sehingga dari segi evolusi merupakan kelompok tumbuhan yang paling tua dan paling primitif.


Ciri umum dari kelompok ini adalah :

·         Berkembang biak dengan cara membelah diri,
·         Tubuh terdiri dari satu sel
·         Protoplas belum terdeferensiasi dengan jelas sehingga inti sel dan
·         plastidanya belum jelas

Kelompok schizophyta mempunyai dua kelas yaitu :
1.      Kelas Bakteri (Schizomycetes) 

Ciri-Ciri Umum :

2.      Tubuh uniseluler (bersel satu)
3.      Tidak berklorofil (meskipun ada beberapa jenis bakteri yang memiliki pigmen seperti klorofil sehingga mampu berfotosintesis)
4.      Hidupnya bersifat autotrof
5.      Reproduksi dengan cara membelah diri (dengan pembelahan Amitosis)
6.      Habitat bakteri hidup dimana-mana/kosmopolit (tanah, air, udara, mahluk hidup)
7.      Satuan ukuran bakteri adalah mikron (10 - 3 μ)

2.      kelas Ganggang biru / ganggang belah (Chyanophyceae/Scizophyceae)

Ciri – ciri dan sifat ganggang hijau biru

·         Tumbuhan bersel satu, berbentuk benang (filamen) dan hidup berkoloni
·         Memiliki klorofil, karotenoid serta pigmen fikobilin yang terdiri dari fikosianin dan fikoeritin (sering disebut ganggang hijau biru)
·         Dinding sel mengandung peptida, hemiselulosa dan selulosa, kadang kadang berlendir
·         Inti sel tidak memiliki membran (prokarion)
·         Pada umumnya tidak bergerak (gerakan merayap atau meluncur pada alas yang basah)
·         Tidak mempunyai bulu cambuk (gerakan adanya kontraksi tubuh dan pembentukan lendir)
·         Perkembangbiakan vegetatif (membelah)

2.      Divisi thallophyta (tumbuhan talus)

Thallophyta merupan kelompok tumbuhan yang mempunyai ciri utama yaitu tubuh berbentuk talus. Tumbuhan talus merupakan tumbuhan yang struktur tubuhnya masih belum bisa dibedakan antara akar, batang dan daun.

Divisi Thallophyta dibedakan menjadi tiga anak divisi, antara lain :

·         Ganggang atau Algae
·         Jamur atau Fungi
·         Lumut kerak atau Lichenes

3.      Divisi Bryophyta(Tumbuhan Lumut)

Tumbuhan lumut berwarna hijau karena mempunyai sel-sel dengan plastida yang menghasilkan klorofil, Lumut bersifat autotrof. Lumut merupakan tumbuhan peralihan antara tumbuhan lumut berkormus dan bertalus. Lumut dapat beradaptasi untuk tumbuh ditanah, belum mempunyai jaringan pengangkut, sudah memiliki dinding sel yang terdiri dari selulosa.

4.      Divisi Pteridophyta(Tumbuhan Paku)

Tumbuhan paku merupakan tumbuhan berkormus dan berpembuluh yang paling sederhana. Tubuhnya dapat dibedakan denganjelas antara akar, batang dan daun. Terdapat lapisan pelindung sel (jaket steril) di sekeliling organ reproduksi, sistem transpor internal, hidup di tempat yang lembap. Akar serabut berupa rizoma, ujung akar dilindungi kaliptra. Sel-sel akar membentuk epidermis, korteks, dan silinder pusat (terdapat xilem dan fleom)

Ciri – ciri khusus tumbuhan paku antara lain :

1)   Akar, berupa :

·         Rhizoid : pada generasi gametofit
·         Akar serabut : pada generasi sporofit

Struktur anatomi akar :

a. Pada bagian ujung dilindungi oleh kaliptra
b. Di belakang kaliptra terdapat titik tumbuh akar berbentuk bidang empat yang aktivitasnya keluar membentuk kaliptra sedangkan ke dalam membentuk sel – sel akar
c. Pada silender pusat terdapat fasisi (berkas pembuluh angkut) bertipe konsentris (xilem dikelilingi floem)

2). Batang, berupa :

·         Prothalium pada generasi gametofit
·         Batang sejati pada generasi sporofit
Struktur anatomi batang :
a. Epidermis    : mempunyai jaringan penguat yang terdiri dari atas sel – sel sklerenkim
b. Korteks       : banyak mengandung lubang (ruang antar sel)
  c. Silender pusat : terdiri dari xilem dan floem yang membentuk berkas pengangkut bertipe konsentris.
3) Daun
Berdasarkan ukurannya, dibedakan menjadi dua yaitu :
a. daun mikrofil : ukuran kecil, hanya setebal selapis sel dan berbentuk rambut
b. daun makrofil : ukuran besar dan tipis, sudah memiliki bagian – bagian daun seperti tulang daun, tangkai daun, mesofil dan epidermis

Lihat juga : Klasifikasi Tumbuhan Tingkat Tinggi

1 komentar so far

Bermacam macam nama tumbuhan nya dan tiap tumbuhan memikiki devinisi sendiri.
Nice

Salam,
Nur kholis


EmoticonEmoticon