Morfologi Umum Tumbuhan Rumput

Morfologi Umum Tumbuhan Rumput. Rumput termasuk keluarga Granineae dan merupakan tumbuhan yang dapat tumbuh liar hampir di seluruh areal terbuka atau terlindung, baik di daerah tropis maupun sub tropis. Rumput dapat tumbuh secara berumpun atau individu. Struktur pada bunga rumput berbeda dengan struktur bunga pada tumbuhan lainya dimana bunga rumput memiliki lemma, palea dan daun pelindung yang disebut gluma, yang terbagi atas gluma bawah dan gluma atas selain itu ukuran bunga yang sangat kecil sehingga diperlukan alat untuk mengamatinya, sedangkan pada tumbuhan lain daun pelindung bunga disebut barctea serta ukuran bunga lebih besar dari pada bunga rumput dan dapat dilihat secara kasat mata tanpa menggunakan alat (Pool 1994).



Bagian-bagian rumput

1. Akar

Seperti halnya semua tumbuhan rumput tidak dapat membentuk akar pokok, tetapi akar serabut yang tumbuh dari pangkal pokoknya. Bentuk akarnya ramping, relatif pendek, dapat tumbuh dangkal dipermukaan tanah dan dapat pula tumbuh cukup dalam (Rismunandar, 1989).

Ada dua tipe akar pada rumput (Philips 1995) :

a)  Akar primer merupakan akar utama pada tumbuhan rumput karena hanya sekali tumbuh dan berfungsi sampai bertumbuhnya akar serabut.
b)  Akar sekunder atau serabut adalah akar yang menggantikan akar primer

   2.   Batang

Batang pada rumbut berbentuk ramping,silindris atau pipih dan tidak mengayu (kecuali bambu). Batang rumput tidak dapat membesar dan tebalnya ditentukan sejak mulai tumbuh tinggi hingga akhir pucuk batang.

Bagian-bagian batang rumput terdiri dari :

a.  Culm (batang), bagian tempat tumbuhnya daun dan tangkai bunga, umumnya  berbentuk bulat atau pipih sesuai dengan bentuk batangnya.
b.  Nodus (buku-buku), bagian ini yang akan membentuk batang
c.  Internodus(Ruas), bagian batang yang terletak antara 2 buah nodus
d.  Rhizoma(Rimpang), modifikasi batang menjadi akar yang merambat didalan tanah dan pada bagian atas tanah disebut stolon atau akar merambat. 

3.   Daun
  
Daun pada rumput terdiri dari :

a.  Pelepah daun (sheath) : bagian dari daun yang membungkus batang yang berfungsi untuk melindungi mata tunas dan buku.

b.  Lidah daun (Ligula) : organ yang terdapat di antara pelepah daun dengan helaian daun. Ligula selalu pendek, kadang sangat pendek dan berbulu. Sifat Ligula sangat penting dalam mempermudah identifikasi pada rumput (Gilliland, 1971). Ligual merupakan sambungan antara pelepah daun dan helaian daun. Helaian daun (Leaf Blade) : bentuk daun panajang, tulang daun sejajar, dan hampir selalu berbentuk langset atau garis.
4.   Bunga

Rumput memiliki bunga majemuk yang terdiri dari satuan dasar bunga dan bulir (Pool, 1994). Bunga rumput terdiri dari :


a.  Floret : setiap anak bulir terssusun atas satu atau lebih floret dimana tiap floret biasanya dikelilingi oleh sepasang daun pelindung yang tidak sama besarnya.

b.  Spikelet : satuan dasar dari karangan bunga pada golongan rumput yang terdiri dari satu bunga atau lebih pada bagian pangkalnya terdapat sepasang daun pelindung

c.  Inflorescence (perbungaan) : susunan dari satuan dasar rangkaian bunga (floret, spikelet, dan inflorescence)  

  (Lihat Juga : Klasifikasi Tumbuhan Tingkat Rendah  


EmoticonEmoticon