Februari, di Ujungnya.

Oleh : Sei Handayani



Aku ingin bertemu seseorang yang istimewa hari ini. Lebih istimewa dari matahari yang terbit lewat bahu kirimu.

Seseorang dengan mata yang teduh dan bulan sabit yang kerap rebah di atas dagunya. Seseorang yang memanggil namaku dengan jelas dan lembut. Seseorang yang akan menyalami tanganku beserta segala masa lalu yang pernah menyalamiku.

Aku tidak berharap ia memelukku hari ini, sebab pelukan akan membuat hari menjadi singkat. Aku ingin berlama-lama menatap wajahnya, menikmati suara, bentuk bibirnya kala tertawa, melirik lengannya yang menarik dan mengagumi isi kepalanya. Lalu, dalam diam, kutuliskan puisi tentangnya, puisi paling syahdu, tak kan terlupa siapapun yang membaca.

Aku ingin bertemu seseorang yang istimewa hari ini. Lebih istimewa dari matahari yang terbit lewat bahu kirimu.

Medan, 29 Februari 2016 

(Baca Juga Karya Sei Handayani : Negeri di Timur)


EmoticonEmoticon