Segores Tinta Batas November

Oleh          : Lia Zaenab Zee

Facebook : https://www.facebook.com/lia.zaenab?fref=ufi

Gambar : Salah Satu Karya Lia Zaenab Zee

Kalender membasah pada angka-angkanya
Melankolis yang terpaku beku
Selip lara di butiran air.... 
Atau  hawa romantik 
penggalan hari melangkah 
di bulan tubir tahun, Desember '15, enyah

Dan.... 
Usia terus dipermainkan detak jarum jam
Mencandai dengan iring senandung riang,
di seromoni-seremoni harapan
Atau memayung payung hitam 
di tanah merah yang berkamboja.

Tentang kamboja 
Pintu November
Telah kutamamkan sosokmu 
Bersama haru biru kepergianmu 
rajutan kenangan mesih memerah..., 

Terlambat membaharui jalanan waktu 
Terabai sebagai tapak yang masih tersisa panjang
Kau terenggut tiba-tiba 
Berteman kelindan samudra tanya

Tahukah? 
Segala sesuatu selalu remahkan  
pedih luka yang membunuh, 
bila penyesalan ikut menyiapkan 
asah belati berbisa pula 

Sapa suaramu sore itu ...,
kuabai 
Menduga semua baik-baik 
Hanya rutinitas sapa atas jarak 

Tapi, dadamu telah penuh api
Perlu hujan tuk memadam bara

Di keranda di tepi lahat
Setelah pagi menyaksikan sesal  
kotak rumah terakhirmu terusung di bandara akhir 
aku lelap dalam gelap 
Tercekik kata maaf tak mampu melawati bibir, 
tenggorokan barisan rejaman duri-duri

Maaf ... Begitu serak dan berduri
mencacah jatuh menjadi serpih 
meneteskan darah, hampa begitu sunyi.

Selamat jalan! 
Doa tiada lain tiada bukan
Membajui segala
Tiada henti kujahit dan kutisik 

Makassar, 30 November 2015

For: My Cousin Brother.

Ucapan Terima Kasih Admin Kepada Mbak Lia Zaenab Zee yang Telah Memberikan Hadiah Puisi di www.atobasahona.com

Di Tunggu ya Puisi-Puisi Berikutnya hehe......


EmoticonEmoticon