Lelaki Buta dan Kerudung Bijak Berhati Malaikat

Oleh          : Tri Saleh 
Facebook   : https://www.facebook.com/tri.saleh1?fref=ts

Dalam hamparan aktifitas keseharian, sudah bertahun-tahun dijalani, tak sadar pulah hubungan yang ekstrim itu ditemuinya. Namun, dia terlihat senyum dan tegar berkata dihadapan  lelakinya. Dialah disebut perempuan bijak, berkerudung  dan berhati "Malaikat". Bahkan dalam uraian kata-kata itu  terbaca sudah  kejerniaan air bagaikan yang mengalir menembus jalur-jalur kesempurnaan. Keluh- kesahnya mengalir membisik-bisik kebingungan dari kepribadian sang lelakinya yang sarat nilai dan “buta” akan melangkah pada carut-marutnya cinta.
 

MAJU...!!! Bukanlah nasihat adik gundul berkepala muda kepada lelaki kecil berkepala tua. Tetapi semangat menjalankan kebingungan. Itu maksud menyadarkan belenggu-belenggu kebingungan yang disadari dan Memang harus karena suda diterjemahkan bersalah pada langkah yang dipilihnya. Cinta...? Ya... memang cinta! Lelaki itu memang cinta. Sering dia katakan. Tetapi, apakah harus ada yang nantinya akan dikorbankan...? Jangan..!!! Jangan..!!! itu adalah bukan kata "Tolong", Harusnya dimaknai sebagai kata lembut yang menghiasi kejantanan lelaki  untuk melebihi cerdas yang bukan membodohi diri sendiri dengan kecerdasan sendiri.

Wahai lelaki..!!! Tidak mesti bingung kepada perempuan-perempuan-mu. "buta" itu, biarkan semua mengalir secara alamia untuk membuat dirimu lebih cerdas dan tampil malu-malu pada makna nasihat, demi kedewasaan cinta dalam memilih dan terpilih, menyeleksi dan terseleksi.

Oyy to...!!! Hmm, Tarik nafas cukup sekali. Yakin bahwa rahasia Tuhan kita mempunyai skenario. Kita hanyalah manusia yang tidak luput dari kegoncangan hilaf-hilaf ketidakpastian. Kita bukanlah manusia nyata diatas kehidupan yang penuh dinamika-dinamika. Jadilah kita seperti apa adanya kita, karena kita bukan raksasa yang bertubuh besar dan bertaring tajam. Yang setiap saat, nantinya, akan memakan manusia- manusia yang dilihatnya untuk bergontak-gantik. Lov...Lov...Lov...!!! (Baca Juga Tulisan Tri Saleh : Cuit...cuit...! Lelakai Tersenyum dan Hati Merasa)


EmoticonEmoticon