Alam Melestarikan Manusia

Mungkin judul artikel diatas sedikit bertentangan dengan pemikiran banyak orang pada umumnya karena banyak cara pandang manusia yang menganggap bahwa manusialah yang melestarikan alam dan itulah kenyataan yang terjadi sekarang. Pada hakekatnya alamlah yang melestarikan manusia sebab manusialah yang membutuhkan alam dalam menunjang keberlangsungan hidup dan kehidupan, mengacu pada proses pembentukan bumi alam hadir lebih awal sebelum kehadiran manusia, itulah sebuah bentuk kompleksitas dan sistematis proses penciptaan Tuhan. Alam akan baik-baik saja tanpa manusia sebab alam itu sendiri memiliki kemampuan suksesi atau perubahan bentuk alam menjadi lebih baik. Suatu bentuk alamiah yaitu terjadi kerusakan alam atau lingkungan, seperti kita ketahui bersama dalam konteks kehutanan proses terjadinya kerusakan hutan secara umum yaitu secara alamiah dan terjadi karena campur tangan manusia.


Secara alami misalnya kebakaran hutan yang terjadi pada musim kemarau yang panjang atau akibat letusan gunung berapi sedangkan kerusakan karena campur tangan manusia yaitu dalam bentuk aktifitas-aktifitas manusia yang sengaja membakar hutan untuk kegiatan pertanian hal ini cenderung dilakukan oleh petani dengan pola perladangan berpindah dan masyarakat di pedesaan pun masih lebih dominan menggunakan metode pembakaran ini. Alam akan baik-baik saja tanpa campur tangan manusia seperti yang sudah dijelaskan diatas, manusia hanya menjaga alam agar bisa menopang kehidupan segala bentuk kebutuhan hidup dan menjadikan alam sebagai kebutuhan dalam keberlangsungan hidup manusia itu sendiri.

Oleh sebab itu kegiatan pembelajaran dan sosialisasi tentang cinta akan alam selalu dilakukan agar kita sebagai manusia yang hidup di bumi ini sadar akan keterbatasan kita dalam korelasi ekologi. Perlu diketahui juga bahwa kita tidak bisa menghindari kerusakan alam sebab itu adalah hal yang alamiah, kita sebagai manusia hanya berusaha untuk mengurangi dampak-dampak yang terjadi akibat kerusakan itu sendiri oleh sebaab itu kegiatan-kegiatan pembangunan dan tindakan nyata cinta akan lingkungan gencar dilakukan.Marilah kita membangun cara pandang dan hubungan baik terhadap lingkungan hidup kita sebab kita sangat bergantung dengan alam dalam menjalani kehidup dalam meminimalisir dampak-dampak akibat kerusakan alam

Perbedaan Ekologi dan Ekosistem

Kata Ekosistem dan Ekologi pasti sudah tidak asing lagi bahkan sering kita mendengar dan melihat di media masa baik media cetak maupun elektronik. Nah banyak yang menafsirkan lewat redaksi kalimat masing-masing tapi pada dasarnya semua itu benar karena berbicara mengenai Ekosistem dan Ekologi pasti muaranya ke lingkungan hidup.
 

Oke sekerang saya coba untuk menjelaskan menurut pehaman saya kalau kurang tepat mohon dikoreksi yaaa 

Ekosistem adalah sebuah sistem yang didalamnya terdapat segala bentuk kehidupan baik hayati maupun non hayati yang saling berhubugan  antara satu dan lainya dalam hubungan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan dalam kehidupan. 
Ekologi adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya.

Jadi dapat dikatakan bahwa Ekologi berada dalam Ekosistem dan keduanya sangat berhungan erat karena Ekologi adalah bagian yang membentuk Ekosistem

Contoh :

Salah satu Ekosistem  kecil adalah Aquarium. Aquarium termasuk salah satu Ekosistem kecil, pertanyaanya adalah dimana posisi Ekologi disitu..??

Letak Ekologi disitu adalah hubungan timbal balik antara ikan, air dan terumbuk karang yang ada dalam Aquarium tersebut. (Baca Juga Artikel Menarik : Hemat Kertas Dalam Upaya Melestarikan Hutan)


EmoticonEmoticon